Bankaltimtara

Mahasiswa Unmul Samarinda Kebingungan, Tagihan UKT Muncul di Tengah Program Gratispol

Mahasiswa Unmul Samarinda Kebingungan, Tagihan UKT Muncul di Tengah Program Gratispol

Gedung kampus Universitas Mulawarman Samarinda.-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-

Namun hingga pergantian semester, tidak pernah ada pemberitahuan resmi yang menyatakan apakah dirinya dinyatakan lolos atau tidak sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.

"Tidak pernah ada informasi kalau saya tidak lolos. Tiba-tiba saja muncul tagihan UKT," ungkapnya.

BACA JUGA: GratisPol Cair Rp44,1 Miliar, 32.853 Mahasiswa Terima Bantuan UKT dari Pemprov Kaltim

BACA JUGA: Rekening Kampus Bermasalah, Rp20 Miliar Dana Gratispol untuk PTS Belum Bisa Dicairkan

Keluhan serupa juga disampaikan mahasiswa Unmul Samarinda lainnya. Alex (21) mengatakan, bahwa sejak awal perkuliahan, pembayaran UKT untuk angkatannya belum dilakukan karena statusnya ditahan sambil menunggu kejelasan hasil seleksi Gratispol.

"Kalau di angkatan saya, hampir semua belum bayar UKT karena statusnya ditahan. Yang bikin bingung, kalau nanti ternyata tidak lolos Gratispol, kami harus bayar 2 semester sekaligus," ujar Alex.

Menurut Alex, mekanisme penundaan pembayaran UKT tanpa kepastian waktu justru menempatkan mahasiswa dalam posisi serba tidak pasti.

Di satu sisi, mereka menjalani perkuliahan dengan asumsi biaya ditanggung pemerintah. Di sisi lain, risiko beban pembayaran yang menumpuk tetap mengintai.

BACA JUGA: Jaksa Agung Tantang Keberanian Kejati Kaltim Tangani Kasus Besar Korupsi dan Pertambangan

BACA JUGA: BPK Temukan Lemahnya Pengawasan Tambang di Kaltim, Pemprov Janji Tindak Lanjut

"Kami seperti diminta menunggu tanpa kejelasan. Kesannya sudah diberi harapan, tapi ternyata belum tentu," katanya.

Situasi ini tidak hanya berdampak pada aspek finansial, tetapi juga memengaruhi psikologis dan konsentrasi belajar mahasiswa.

Hal ini pun menambah daftar persoalan serupa, sebelumnya juga dialami mahasiswa program magister Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan.

Dalam kasus tersebut, bantuan pendidikan yang sempat diberikan dilaporkan dicabut setelah perkuliahan berjalan selama beberapa bulan, sehingga memicu protes dari mahasiswa terdampak.

BACA JUGA: Tingkat Pengangguran di Balikpapan Turun, Tapi Daya Serap Kerja Masih Tertinggal di Kaltim

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait