Bankaltimtara

ASN Samarinda WFH Tiap Jumat, Kerja Diawasi Melalui Dashboard Real Time

ASN Samarinda WFH Tiap Jumat, Kerja Diawasi Melalui Dashboard Real Time

Andi Harun saat melaunching dashboar real time WFH Pemkot Samarinda.-Ari Rachiem/Nomorsatukaltim-

Ia menegaskan, bahwa sektor pelayanan dasar tetap beroperasi penuh dari kantor, termasuk sekolah, puskesmas, rumah sakit, serta sejumlah organisasi perangkat daerah yang memiliki fungsi pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Unit layanan publik tetap bekerja dari kantor agar pelayanan tidak terganggu dan masyarakat tetap mendapatkan layanan secara optimal,” tegasnya.

BACA JUGA: Andi Harun Tantang Diskusi Terbuka Soal Polemik BPJS

BACA JUGA: Telusuri Aset, Pemkot Samarinda Cek Dugaan Penyalahgunaan Lahan

Selain itu, pejabat struktural seperti kepala dinas, camat, dan lurah juga diwajibkan tetap berada di kantor guna memastikan koordinasi dan pengambilan keputusan berjalan dengan lancar.

Untuk memastikan kedisiplinan ASN selama menjalankan WFH, pemkot menerapkan sistem absensi berbasis geotagging yang mengharuskan pegawai melakukan presensi sebanyak tiga kali dalam sehari dari lokasi rumah masing-masing.

“Sistem absensi ini terhubung langsung dengan peta untuk memastikan bahwa pegawai benar-benar melakukan presensi dari rumah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga memberikan peringatan keras terhadap potensi pelanggaran berupa manipulasi lokasi yang dilakukan oleh ASN demi menghindari kewajiban kerja.

BACA JUGA: Andi Harun Segera Isi Jabatan Kosong Lewat Rotasi dan Sistem Merit

BACA JUGA: Pemkot Samarinda Akan Bangun Ulang SMPN 2 Usai Terbakar, Pos Anggaran Kini Diupayakan

“Jika ada yang menggunakan fake GPS atau memalsukan lokasi, maka akan dikenakan sanksi disiplin berat sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui dashboard yang dikembangkan, pemkot juga mampu menghitung potensi penghematan BBM berdasarkan jarak tempuh harian ASN serta jenis kendaraan yang digunakan.

Adapun dashboard ini bisa diakses oleh siapa saja dengan websitenya dashboard-wfh.samarindakota.go.id.

Ia menambahkan bahwa sistem monitoring tersebut juga dirancang transparan dan dapat diakses oleh publik, dengan tetap menjaga aspek privasi pegawai.

BACA JUGA: Andi Harun Geram, Pemprov Kaltim Limpahkan Tanggungan 49.742 Peserta BPJS: APBD Sudah Ditetapkan Bos!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: