Bankaltimtara

Program Cek Kesehatan Gratis Resmi Dimulai, Dinkes Samarinda Pastikan Seluruh Masyarakat Bisa Akses

Program Cek Kesehatan Gratis Resmi Dimulai, Dinkes Samarinda Pastikan Seluruh Masyarakat Bisa Akses

Pelayanan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Remaja, Samarinda yang ditinjau Wapres, Gibran bersama istrinya beberapa waktu lalu.-(Disway Kaltim/ Mayang)-

Dengan adanya platform ini, masyarakat bisa memperoleh layanan medis dengan lebih mudah dan cepat, tanpa terbatas oleh status kewarganegaraan atau status kependudukan mereka.

"Aplikasi ini tidak hanya memberikan akses layanan medis, tetapi juga meringankan beban biaya kesehatan bagi warga, termasuk pendatang yang berdomisili di Samarinda. Semua warga yang berusia di atas 17 tahun dapat memanfaatkannya," kata Ismid.

BACA JUGA: Ribuan Warga Padati Jalan Jenderal Sudirman, Saksikan Pawai Budaya Nusantara dalam HUT Balikpapan Ke-128

BACA JUGA: Pemkab PPU Jamin Warga di Wilayah Delineasi IKN Tidak Dilupakan

Dengan begitu, warga Samarinda dapat dengan cepat mendapatkan layanan kesehatan tanpa perlu memikirkan masalah administratif yang rumit. 

Melalui inovasi ini, diharapkan kesehatan masyarakat Kota Samarinda dapat lebih terjaga, dengan akses yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Baik yang berasal dari luar daerah maupun yang asli berdomisili di Samarinda. 

"Ke depan, diharapkan semakin banyak layanan kesehatan yang dapat diakses melalui aplikasi ini, sehingga program ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan," tuturnya.

Ismid juga menyebut, terdapat 3 fokus utama dalam program cek kesehatan gratis, yaitu CKG ulang tahun yang ditujukan bagi anak usia nol sampai enam tahun, serta masyarakat usia 18 tahun ke atas. 

BACA JUGA: RI Tawarkan 35 Proyek Hilirisasi ke Investor, Nilainya Mencapai Rp 2.015 Triliun

BACA JUGA: Kementan Dorong Peningkatan Produksi Susu untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Lalu, Adapun pemeriksaannya dilakukan di puskesmas atau klinik yang telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Selanjutnya, CKG sekolah yang akan dimulai pada Juli 2025. 

Pemeriksaan kesehatan ini menyasar anak usia tujuh sampai 17 tahun di tiap-tiap sekolah. 

Dan terakhir, CKG khusus ibu hamil dan anak usia 0 sampai 59 bulan atau balita. CKG ini bisa dilakukan di puskesmas dan di posyandu.

BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan dan Idulfitri, Kemenag Tunggu Hasil Sidang Isbat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait