Bankaltimtara

Pencarian Dihentikan, Korban Kedua Tenggelam di Bendungan Benanga Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia

Pencarian Dihentikan, Korban Kedua Tenggelam di Bendungan Benanga Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia

Situasi ditemukannya korban kedua tenggelam di Bendungan Benanga, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara.-Rahmat/Disway kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pencarian korban tenggelam Bendungan Benanga berakhir, Selasa 28 Oktober 2025.

Korban berinisial W ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WITA.

W sempat tenggelam di Bendungan Benanga pada Senin, 27 Oktober 2025

Koordinator tim SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa proses pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita, di lokasi yang diduga kuat menjadi titik hilangnya korban.
Namun, upaya penyelaman pertama tidak membuahkan hasil. 

BACA JUGA:2 Bocah Tenggelam di Aliran Bendungan Benanga Samarinda: 1 Korban Ditemukan Meninggal Dunia, 1 Masih Dicari

“Setelah istirahat siang, kami mendapat informasi dari warga yang melihat sesuatu muncul di permukaan air di sekitar Muang Ilir, di area kebun milik warga. Setelah dicek, ternyata benar, itu adalah korban yang kami cari,” ujar Mardi.

Tim gabungan dari SAR dan BPBD Samarinda yang berada paling dekat dengan lokasi segera melakukan evakuasi menggunakan perahu karet (rubber boat).

BACA JUGA:2 Anak Hanyut di Bendungan Benanga, Saksi Mata Sempat Berlari Mengejar Namun Gagal

Korban kemudian dibawa ke daratan dan dipastikan telah meninggal dunia. Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga menggunakan ambulans untuk disemayamkan di rumah duka.

Menurut Mardi, jarak lokasi penemuan korban dengan titik awal tenggelam mencapai sekitar satu kilometer ke arah hilir.

Kondisi arus yang deras serta banyaknya tunggul kayu di dasar bendungan menjadi kendala utama dalam pencarian.

“Debit air yang menurun membuat banyak tunggul kayu muncul ke permukaan sehingga cukup menghambat pergerakan perahu kami,” jelasnya.

BACA JUGA:Pembangunan Bendungan di Sepaku, Solusi Atasi Masalah Air Bersih bagi PPU

Dengan ditemukannya korban kedua ini, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup.

Mardi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPBD Kota Samarinda serta warga sekitar yang turut membantu selama proses pencarian berlangsung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: