DPRD Kutim Kaget, Perencanaan Lokasi RPU Berubah
Ketua DPRD Kutim, Jimmi-Sakiya Yusri/Nomorsatukaltim-
KUTIM, NOMORSATUKALTIM - Proyek pengadaan Rice Processing Unit (RPU) di Kutim saat ini tengah disorot. Pasalnya, dalam proses penganggarannya diduga terjadi masalah.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang tercantum di portal resmi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), melalui laman sirup.lkpp.go.id, proyek ini mencakup satu paket pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) dengan spesifikasi lengkap.
Rangkaian peralatan yang diadakan meliputi: rice grader, rice huller, silo gabah basah, silo gabah kering, silo holding, tungku sekam, vacum packing brick shape l2, water polisher, ayakan sentrik lantai panjang, blending mixer.
BACA JUGA:Ketua DPRD Kutim: Kasus RPU Jadi Tamparan Keras, Perencanaan Proyek Harus Lebih Matang
Colour sorter, destoner, emery whitener, dryer, huskel, kapasitor bank, packing scale, hingga paddy separator.
Pengadaan dilakukan menggunakan skema e-purchasing, dengan sumber dana berasal dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024.
Adapun total pagu proyek yang tercatat mencapai Rp24.998.751.000.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) di laman resmi spse.inaproc.id, perusahaan yang tercatat sebagai penyedia proyek adalah PT SKILL Indotimur Agung.
BACA JUGA:Korban Terakhir Tenggelam di Sungai Sempayau Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Nilai realisasi pengadaan oleh perusahaan yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur itu mencapai Rp24.864.370.000.
Proses pengadaan tersebut sejak awal di tujukan untuk pendukung program ketahanan pangan. Khususnya di daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian.
Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi menyampaikan, rencana awal pembangunan RPU sebetulnya diarahkan ke Kecamatan Kaubun.
BACA JUGA:Profit Sharing dari Sektor Tambang di Kutim Turun, Pernah Terima Rp400 Miliar Kini Hanya Rp70 Miliar
Pasalnya, wilayah itu memiliki potensi besar sebagai lumbung padi Kutim.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

