Kebakaran di Samarinda Ludeskan 2 Rumah Semi Permanen, 1 Petugas Mengalami Luka Bakar
Petugas pemadam kebakaran dan relawan memadamkan api yang melahap dua bangunan semi permanen di Jalan Pegunungan Meratus, RT 25, Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu, Kamis (24/7/2025).-IST/Info Taruna Samarinda-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Pegunungan Meratus, RT 25, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kamis 24 Juli 2025 siang. Peristiwa tersebut menghanguskan 2 bangunan semi permanen yang dihuni 4 kepala keluarga (KK).
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekira pukul 13.00 Wita dan berhasil dipadamkan 1 jam kemudian, tepatnya pukul 14.00 Wita.
Api sempat membesar karena lokasi kebakaran berada di lereng bukit yang cukup curam dan permukiman yang rapat.
"Lokasi padat penduduk dan akses cukup sulit karena berada di jalanan terjal menanjak," ungkap salah satu relawan ITS (Info Taruna Samarinda), Kamis 24 Juli 2025.
BACA JUGA: Kebakaran di Sangasanga: 6 Rumah Ludes Terbakar, 1 Lansia Tewas, 8 KK Kehilangan Rumah
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan 18 Rumah di Muara Komam, 65 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, dibantu pemadam dari pihak swasta. Selain itu, sedikitnya 15 mesin portable dikerahkan oleh para relawan dari berbagai komunitas.
Upaya pemadaman juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan Samarinda, Disdamkar, tim medis dari Emergency Medical Team ITS, hingga BPBD kota dan provinsi.
Tercatat sedikitnya 18 unsur hadir di lokasi kejadian, termasuk PMI, TNI-Polri, PLN, Command Centre 112, Dishub, Satlantas, hingga Tagana Kota dan Provinsi.
Meski api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat, yakni 1 jam. Namun, salah satu anggota relawan dari Posko 3 dilaporkan mengalami luka robek akibat terkena material di lokasi kejadian. Saat ini, Korban telah mendapat penanganan dari tim medis yang standby di lokasi.
BACA JUGA: Api Mengamuk di Sambaliung, Korsleting Busi Diduga Picu Kebakaran
BACA JUGA: Kebakaran Hebat Terjadi di Long Hubung Ulu, Sedikitnya 9 Unit Rumah Jadi Abu
"Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka serius. Dari data yang dihimpun sementara ini, Sebanyak 4 KK atau ada sekitar 8 jiwa terdampak secara langsung akibat kebakaran ini," tambahnya.
Pihak PLN juga turut melakukan upaya pemutusan aliran listrik guna mencegah potensi bahaya susulan. Selain itu, BPBD dan Tagana bergerak cepat mendata warga terdampak dan menyiapkan langkah penanganan lanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

