Blue Sky Group Kelola Aset Pemprov Kaltim, Ciptakan Hotel Butik Berbasis Budaya Borneo
Dari kiri, M Yusuf, Rano Hardani, Asep Supardi, Riska Yuvita, dan Pipit Arfidiyanti N saat acara “Bridging Local: Unity & Expansion”, Rabu (18/6/2025)-nizar/disway kaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menjalin kerja sama strategis dengan Blue Sky Group dalam pengelolaan aset daerah.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu hasil kerja sama tersebut adalah pengelolaan aset strategis milik Pemprov Kaltim, yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat.
Aset properti itu kini dikembangkan menjadi hotel butik bertemakan kebudayaan Kalimantan Timur.
BACA JUGA:UMKM Madu Lokal Naik Kelas! Tembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI
Hotel tersebut diberi nama Blue Sky Hotel Pandurata Boutique, yang sebelumnya dikenal dengan nama Grand Pandurata.
General Manager Pandurata Jakarta, M. Yusuf, dalam acara silaturahmi bertajuk “Bridging Local: Unity & Expansion”yang digelar di DeCafe Samarinda, menyampaikan bahwa hotel tersebut telah mengalami proses peremajaan dan pengembangan menjadi lebih segar dan modern.
“Logonya sekarang lebih modern, lebih segar, dan lebih fresh. Beberapa interior juga sudah kami ganti dengan yang lebih baru,” ungkap Yusuf, pada Selasa 18 Juni 2025.
BACA JUGA:Aktivitas Ekonomi Mulai Menggeliat di Big Mall Samarinda, Sebagian Tenant Masih Tutup
Perubahan mencakup berbagai aspek seperti interior lobi, kamar, dan ruang santai pengunjung.
“Di bagian lobi kami sediakan buku serta tampilan baru yang lebih sedap dipandang. Tempat lainnya pun kami buat lebih nyaman,” tambahnya.
Yusuf juga menegaskan bahwa hotel ini merupakan simbol sinergi antara Kaltim dan Jakarta.
Ia menyebutkan bahwa masyarakat yang berasal dari Kalimantan Timur akan mendapatkan harga khusus jika menginap di hotel tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

