Bankaltimtara

Bupati Kubar Harap Finalis Duwis dan Putpar 2025 Jadi Motor Promosi Wisata

Bupati Kubar Harap Finalis Duwis dan Putpar 2025 Jadi Motor Promosi Wisata

Bupati Kubar Frederick Edwin (lima kiri) bersama Ketua Dekranasda Maria Christina Mozes Edwin (lima kanan), Plt Kadis Pariwisata Sumardi, jajaran, dan 16 finalis Duwis-Putpar Sendawar 2025 di Kantor Bupati Kubar.-eventius/disway kaltim-

KUBAR, NOMORSATUKALTIM– Pemkab Kubar terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu langkahnya mendorong keterlibatan generasi muda melalui ajang pemilihan Duta Wisata (Duwis) dan Putri Pariwisata (Putpar) Sendawar 2025.

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menegaskan peran penting para finalis Duwis dan Putpar sebagai ujung tombak promosi kepariwisataan daerah.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan audiensi bersama para finalis di Ruang Rapat Eksekutif, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Rabu (11/6/2025).

“Keberadaan Duta Wisata dan Putri Pariwisata sangat penting dalam meningkatkan pariwisata suatu daerah. Apalagi Kubar memiliki potensi yang luar biasa, baik destinasi pariwisata kebudayaan maupun destinasi wisata kulinernya,” ujar Bupati.

Audiensi tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Pariwisata Kubar, Sumardi, didampingi Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Christina Dana Rika, serta jajaran Dinas Pariwisata lainnya.

Hadir pula sebanyak 16 finalis Duwis dan Putpar Sendawar 2025 yang telah lolos seleksi awal dan tengah menjalani tahapan pembekalan menjelang malam grand final.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan media digital sebagai sarana promosi destinasi wisata daerah.

Ia menyebut media sosial sebagai salah satu alat paling efektif untuk menjangkau publik secara luas, terutama kalangan milenial dan generasi Z.

“Banyak hal yang bisa dilakukan Duwis dan Putpar dalam mempromosikan pariwisata daerahnya."

"Salah satunya, memanfaatkan media sosial yang saat ini menjadi bagian dari keseharian generasi millenial. Seperti melalui berbagai jenis media sosial. Di antaranya, Instagram, Twitter, Facebook, dan TikTok,” terangnya.

Frederick Edwin menilai keaktifan finalis dalam menyuarakan potensi lokal lewat konten digital bisa menjadi magnet yang mendatangkan minat wisatawan.

Sekaligus mengangkat identitas budaya Kutai Barat ke pentas nasional dan internasional.

Lebih jauh, Bupati juga menaruh harapan besar bahwa siapapun yang terpilih nanti sebagai Duta Wisata dan Putri Pariwisata, akan mampu mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan membawa nama baik daerah ke kancah yang lebih luas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: