Bankaltimtara

Balikpapan Bangun Terminal Barang Pertama, Solusi Kemacetan dan Penguatan Ekonomi Logistik

Balikpapan Bangun Terminal Barang Pertama, Solusi Kemacetan dan Penguatan Ekonomi Logistik

Ilustrasi. Pemkot Balikpapan berencana membangun terminal barang di lahan seluas 11 hektare untuk mencegah kemacetan sekaligus memperlancar arus logistik.-istimewa-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan pembangunan terminal barang pertama di kota ini, sebagai upaya menata distribusi logistik dan mengurangi kemacetan lalu lintas.

Proyek tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 11,7 hektare milik Pemkot Balikpapan, berlokasi di Kilometer 13, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Fatturahman menyatakan, bahwa pembangunan terminal tersebut merupakan program prioritas dalam menjawab permasalahan angkutan barang yang selama ini parkir sembarangan di berbagai titik rawan kecelakaan lalu lintas.

"Terminal ini dibangun untuk menertibkan aktivitas angkutan barang yang kerap parkir liar di titik-titik rawan kecelakaan, termasuk di sekitar KM 13," katanya, belum lama ini.

BACA JUGA: BCT Tetap Gratis, Pemkot Balikpapan Masih Atur Skema Pengelolaan

BACA JUGA: Pemasangan CCTV di Tiap Ruang Kelas di Balikpapan, Orang Tua Bakal Punya Akses Pantau Anak dari Jauh

Pria yang akrab disapa Fadli, menjelaskan bahwa selama ini pengembangan infrastruktur transportasi di Balikpapan cenderung berfokus pada terminal penumpang.

Adapun terminal barang di KM 13, juga menjadi bagian dari upaya menyempurnakan perencanaan transportasi kota dan memperkuat sistem distribusi logistik yang terorganisir.

Ia menyebut, proyek ini akan dilaksanakan melalui skema kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Saat ini, Dishub Balikpapan tengah mengusulkan penganggaran pembangunan terminal yang ditaksir membutuhkan dana awal sebesar Rp30 miliar.

BACA JUGA: Harga BBM Pertamina di Kalimantan Timur Per 1 Juni 2025 Turun, Cek Daftarnya!

BACA JUGA: Dianggap Sudah Tak Relevan, BPS Disarankan Perbarui Metode Pengukuran Tingkat Kemiskinan

"Lahannya sudah kita pastikan sebagai aset Pemkot. Sekarang kami sedang mengusulkan anggarannya, dan insya Allah pembangunan fisik bisa dimulai tahun depan," jelasnya.

Terminal barang ini tidak hanya ditujukan sebagai lokasi parkir kendaraan berat, namun juga akan dilengkapi dengan sistem manajemen bongkar muat dan fasilitas distribusi barang antar wilayah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait