Ingin Jadi Kelurahan Ramah Lingkungan, Bank Sampah Loa Ipuh Dioptimalkan
Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan.-Ari Rachiem.-nomorsatukaltim.com

Banner Diskominfo Kukar 2025 Rev--
KUKAR, NOMORSATUKALTIM– Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh di Kecamatan Tenggarong mulai mengoptimalkan pengelolaan Bank Sampah sebagai langkah konkret untuk menekan volume sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber pendapatan bagi warga yang aktif memilah dan menyerahkan sampah bernilai ekonomis ke Bank Sampah.
Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang tepat akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kita terus mengedukasi warga, untuk memilah sampah rumah tangga dan mengubahnya menjadi barang yang dapat didaur ulang atau diperdagangkan,” ujarnya di Tenggarong, Selasa 29 April 2025.
Menurut Erri, sampah rumah tangga yang dikelola dengan baik akan menghasilkan nilai ekonomi yang bisa menambah pendapatan keluarga, sehingga program ini juga dapat menjadi bagian dari solusi pengentasan masalah sosial.
“Selain itu, juga akan membantu mengurangi tumpukan sampah yang sering menjadi masalah lingkungan,” lanjutnya.
Program ini juga menjadi bentuk dukungan Kelurahan Loa Ipuh terhadap kebijakan lingkungan berkelanjutan, dengan mengajak masyarakat secara aktif ikut berpartisipasi dalam proses daur ulang yang ramah lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah kelurahan berharap dapat mengurangi ancaman kesehatan akibat sampah yang tidak terkelola, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Ini adalah langkah yang diyakini bisa menjadi solusi terkait masalah sampah yang ada di Loa Ipuh,” tegasnya.
Ia juga berharap warga semakin sadar dan peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta mulai melihat sampah sebagai potensi, bukan lagi sebagai beban lingkungan.
“Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli dan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” harapnya.
Untuk memperkuat keberhasilan program ini, Kelurahan Loa Ipuh juga berencana menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan komunitas lingkungan, guna menciptakan kawasan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang efektif serta menjadikan Loa Ipuh sebagai contoh kelurahan ramah lingkungan di Kutai Kartanegara. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

