Samarinda Siapkan Sekolah Unggulan Bertaraf Internasional
Wali Kota Samarinda, Andi Harun-istimewa-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tepian.
Salah satu langkah nyatanya terlihat pada Rabu (23/4/2025), saat Pemkot Samarinda resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Mentari Kasih serta PT Global Zerone Digital.
Kegiatan ini berlangsung di Anjungan Karangmumus dan diprakarsai oleh Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.
Penandatanganan ini turut dihadiri Wali Kota Samarinda, Andi Harun; Kepala Disdikbud Asli Nuryadin; Kepala Dinas PUPR Desy Damayanti; Plt Kepala BKPSDM, Kabid Pembinaan Ketenagaan, SD, SMP, serta Kabag Kerjasama dan Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
MoU dan PKS ini menjadi pijakan penting dalam mempersiapkan operasional SMP Negeri 16 Samarinda, sekolah unggulan yang telah rampung dibangun di kawasan Loa Bakung, Jalan Jakarta.
Bangunan sekolah ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu, dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, dalam satu area yang terintegrasi.
Untuk tahun ajaran pertama, SMPN 16 akan membuka tiga kelas dengan kapasitas masing-masing 25 siswa, total 75 siswa saja dengan jumlah yang terbatas, mencerminkan kualitas dan selektivitas tinggi.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan, kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan mitra strategis dalam mempersiapkan sistem pendidikan berkualitas global di Kota Tepian.
“Yayasan Mentari Kasih akan menjadi mitra kami dalam mempersiapkan aspek penting, mulai dari rekrutmen guru, penyusunan SOP pelayanan pendidikan, hingga sistem teknologi pendidikan. Yayasan ini sudah berpengalaman menangani sekolah-sekolah unggulan di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya,” ungkap Andi Harun.
Meski pelaksanaan teknis disiapkan mitra, Andri Harun menegaskan bahwa seluruh pembiayaan tetap menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Samarinda.
“Operasional tetap dari Pemkot. Tapi kita ingin hadirkan standar pendidikan kelas dunia. Maka perlu mitra yang berpengalaman secara global,” tambahnya.
Sementara itu, PT Global Zerone Digital digandeng untuk mendukung implementasi sistem digitalisasi pendidikan dan platform teknologi penunjang pembelajaran di sekolah unggulan tersebut.
Dengan adanya MoU ini, Pemerintah Kota berharap SMPN 16 bisa menjadi role model pendidikan masa depan di Samarinda.
Sekolah ini tidak hanya akan menjadi unggulan dari sisi kurikulum, tapi juga fasilitas, sistem manajemen, dan SDM yang kompeten.
Revitalisasi SMPN 16 merupakan bagian dari visi besar Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, dengan pendidikan sebagai salah satu pilar utamanya. (ADVERTORIAL)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

