Bankaltimtara

Bubuhan Driver Ojol Samarinda Harap Pertamina Tidak Obral Janji soal Bengkel Gratis Korban BBM

Bubuhan Driver Ojol Samarinda Harap Pertamina Tidak Obral Janji soal Bengkel Gratis Korban BBM

Koalisi Ojol Nasional menolak merger antar Grab dan Gojek.-(Ilustrasi/ Antara)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Wacana Pertamina Patra Niaga membuka bengkel gratis sesuai hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Anggota Komisi II DPRD Kaltim dan driver ojek online (Ojol) Samarinda masih menuai tanda tanya. 

Pasalnya, dalam RDP yang berlangsung  Rabu (9/4/2025) tersebut, Pertamina Patra Niaga pun belum memberikan kepastian kapan dan di mana saja bengkel-bengkel yang memberikan layanan gratis tersebut. 

Ketua Umum Bubuhan Driver Gojek Samarinda (Budgos) Ivan Jaya mengapresiasi langkah Pertamina yang berniat membuka layanan pengaduan melalui hotline Pertamina Call Center 135 maupun offline di masing-masing SPBU. 

Namun dia mempertanyakan seperti apa mekanisme tindaklanjutnya. 

BACA JUGA: Komisi II DPRD Kaltim Desak Pertamina Buka Mata dan Bertindak Terkait BBM Bermasalah

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Klaim Prosedur Pengawasan Kualitas BBM Sudah Ketat, Siap Diaudit Jika Diperlukan

Mengingat, ojek online merupakan konsumen aktif yang membutuhkan perbaikan kualitas BBM Pertamina segera mungkin.

“Selama ini kan sibuk di media, semuanya klarifikasi. Yang kita mau ini, apa tanggung jawabnya?" ungkap Ivan kepada media ini saat dikonfirmasi, Kamis (10/4/2025). 

Budgos meminta agar Pertamina tidak sekedar obral janji, apalagi sekedar membuat pernyataan-pernyataan yang membuat bingung masyarakat.

Sebab, menurut Ivan, informasi yang beredar di masyarakat masih simpang siur. Salah satunya anggapan bahwa yang berhap mendapatkan layanan bengkel gratis hanya mereka yang melapor ke Hotline 135.

BACA JUGA: PMII Demo Kantor Pertamina Samarinda Terkait Dugaan BBM Oplosan, Pemilik Kendaraan Pertanyakan Ganti Rugi

BACA JUGA: Pemprov Kaltim Akan Panggil Pertamina, Bahas Dugaan BBM Bermasalah

"Karena kita dengar bahwa permasalahan seperti itu, kalau ada lapor ke 135 hotline-nya. Jadi, Selama belum ada rilis resmi dari Pertamina, keterangannya masih semu dan ambigu. Tidak ada kejelasan dan malah makin membuat bingung masyarakat terkait kapan pelaksanaan. Masih harus menunggu mekanisme," urainya. 

Intinya, Budgos masih belum puas dengan tanggapan Pertamina. Sebab, belum ada jawaban konkret dari Pertamina, termasuk soal kapan dan dimana pastinya akan dibuka layanan bengkel gratis untuk korban BBM yang diduga bikin mogok tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait