Mi Instan untuk Sahur: Solusi Praktis atau Mengundang Masalah?

Mi Instan untuk Sahur: Solusi Praktis atau Mengundang Masalah?

Ilustrasi penyajian mi instan-(Foto/IGdapurangus)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Sahur merupakan modal nutrisi penting bagi umat Islam sebelum memulai puasa sepanjang hari. Sahur seringkali menjadi momen yang dinantikan. 

Namun, di tengah kesibukan menjalani rutinitas harian, banyak dari kita cenderung beralih pada pilihan yang lebih praktis. 

Mi instan, dengan segala kenyamanannya, sering menjadi opsi yang menarik. Namun, apakah Mi instan benar-benar dapat mengenyangkan dan aman dikonsumsi selama sahur?

BACA JUGA: Bukber di Hotel Jadi Tren Masyarakat Balikpapan, PHRI Berharap Ramadan Tiap Bulan

Keunggulan Mi Instan untuk Sahur

- Cepat dan Praktis: Memasak mi instan membutuhkan waktu yang sangat singkat, membuatnya cocok untuk memenuhi kebutuhan sahur yang ringkas dan cepat.

- Harga Terjangkau: Mi instan mudah didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau, menjadikannya solusi ekonomis untuk persiapan sahur.

- Ragam Rasa: Tersedia dalam berbagai varian rasa yang dapat disesuaikan dengan selera masing-masing, memberikan variasi dalam konsumsi saat sahur.

BACA JUGA: Fenomena War Takjil Bagi Nonis yang Lagi Viral Tahun Ini, Bagaimana Pandangannya Dalam Islam?

Kekurangan Mi Instan untuk Sahur

- Kandungan Gizi Rendah: Mi instan umumnya rendah serat, protein, dan vitamin, sehingga tidak memberikan nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatan selama berpuasa.

- Tinggi Natrium dan MSG: Konsumsi mi instan dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi dan berbagai efek samping negatif karena kandungan natrium dan MSG yang tinggi.

- Berpotensi Mengganggu Pencernaan: Kandungan lemak dan karbohidrat yang tinggi dalam mi instan dapat menyebabkan masalah pencernaan, terutama saat diikuti dengan puasa sepanjang hari.

BACA JUGA: Tebar Berkah Ramadan 1445 H, Bank Mandiri Santuni 1.750 Anak Yatim dan Duafa di Kalimantan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: