Kendalikan Inflasi, Bankaltimtara-Pemkot Samarinda Salurkan Bansos dan Resmikan E-Warong KUBE

Kendalikan Inflasi, Bankaltimtara-Pemkot Samarinda Salurkan Bansos dan Resmikan E-Warong KUBE

  Samarinda, nomorsatukaltim.com - Bankaltimtara Kantor Cabang Utama (KCU) Samarinda bersinergi dengan Pemkot Samarinda melalui Dinas Sosial (Dinsos), menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada rumah tangga penerima manfaat berupa penyerahan ATM Bankaltimtara. Kegiatan juga dirangkai dengan peresmian E-Warong KUBE. Yang akan memperluas jangkauan ATM Bansos di Kota Tepian. Peresmiannya dilakukan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Senin (21/11/2022), di jalan Perniagaan, Gang Rahmat, Kelurahan Dadi Mulya. Tercatat ada 27 unit E-Warong Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang tersebar di 10 Kecamatan Samarinda. Berfungsi sebagai Agen Bankaltimtara. “Berbagai program yang dijalankan tadi merupakan sekian banyak cara dalam meningkatkan kesejahteraan warga Samarinda,” kata Andi Harun. Menurut Andi Harun, jika menjalankan program tersebut secara konsisten, dipastikan kesejahteraan warga akan meningkat. Kemudian penyaluran bansos ini dikatakannya bagian dari upaya pengendalian inflasi yang telah dirancang oleh Pemkot Samarinda. “Sebelumnya bahwa APBD Kota Samarinda mengalokasikan anggaran 2 persen bersumber dari DTU (Dana Transfer Umum). Sekitar Rp 16,5 Miliar dan Dana Insentif Daerah (DID) Rp 19 miliar,” ujar Andi Harun. Wali Kota menginginkan penyerahan kartu bansos bisa menjadi efek domino dalam mempercepat daya serap penyaluran bantuan. Terutama subsidi dari pemerintah. Karena kartu tersebut sebagai sarana transaksi belanja di ATM E-Warong KUBE. “Pemerintah mengharapkan dari 27 unit E-Warong KUBE ini bisa menjadi embrio munculnya inisiatif baru terhadap lahirnya wirausahawan. Sehingga bisa menghidupkan perekonomian di Kota Samarinda. Karena gerakan ini bisa memberikan iklim ekonomi yang positif," tuturnya. Ia pun mengapresiasi dukungan Bankaltimtara dalam penyediaan fasilitas mesin EDC Agen Bankaltimtara yang digunakan untuk transaksi kartu ATM yang diterima oleh warga yang berhak untuk mendapatkan Bantuan Sosial. “Semua dana ini disalurkan kepada penerima bantuan dengan berbagai kategori. Diantaranya Penyandang disabilitas, Wanita sosial rawan ekonomi, Masyarakat kurang mampu, Ojek Online, Sopir angkot, Buruh terkena PHK dan Kelompok nelayan serta pembudidaya benih ikan,” urainya. Dan bantuan tersebut ada juga yang disalurkan dalam bentuk dana tunai dan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Ia berharap program ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat agar bantuan tersebut benar-benar digunakan sesuai dengan penanganan inflasi kebutuhan pangan dan pengaksesan terhadap bantuan sosial pemerintah. "Semoga langkah ini bisa menjadi upaya dalam peningkatan ketahanan pangan kepada keluarga penerima manfaat dalam menanggulangi angka kemiskinan di Kota Samarinda. Serta kegiatan ini akan dilaksanakan secara menyeluruh di 27 E Warong KUBE di seluruh Samarinda,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Samarinda, Isfihani mengatakan 27 unit E Warong KUBE yang dilaunching tadi merupakan tempat usaha berbentuk kontainer yang di dalamnya ada etalase. Yang di isi dengan berbagai sembako sebagai modal awal untuk menjalankan usaha tersebut. “Program ini merupakan tindak lanjut dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam menjalankan usaha produktif bagi warga penerima manfaat. Nantinya 1 unit E-Warong KUBE akan dikelola 10 orang,” jelas Pemerintah Kota Samarinda juga telah menyalurkan dana sebesar Rp 18 miliar sebagai bantuan sosial bagi 43 ribu warga penerima manfaat berupa kartu ATM elektronik yang dikeluarkan oleh Bankaltimtara Kantor Cabang Utama Samarinda. “Inti dari semua program ini adalah Pemkot ingin menjadi trigger dalam meningkatakan daya beli belanja warga dalam mensejahterakan ekonomi masyarakat. Program ini merupakan juga reaksi cepat pemerintah dalam melakukan pengendalian inflasi di daerah,” ungkapnya.(hry)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: