Bankaltimtara

Sport Tourism Jadi Strategi Baru Paser Tingkatkan PAD dan Ekonomi Daerah

Sport Tourism Jadi Strategi Baru Paser Tingkatkan PAD dan Ekonomi Daerah

Sejumlah event olahraga di Kabupaten Paser berhasil menarik kunjungan dari luar daerah, salah satunya kejuaraan renang bertajuk Bupati Paser Cup Open 2025. -(Nomorsatukaltim/ Hariadi)-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Bupati Paser, dr Fahmi Fadli berkomitmen mengembangkan sektor olahraga dengan target bisa menjadi daerah sport tourism.

Upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor olahraga sudah terlihat semenjak ditetapkan menjadi tuan rumah Pekan olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.

Anggaran yang digelontorkan dalam mendukung fasilitas olahraga selama persiapan Porprov bahkan sudah menghabiskan ratusan miliar, sejumlah venue dibangun secara bertahap sejak 2024 lalu. 

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser sudah bertekad, ke depannya akan kami arahkan menjadi daerah sport tourism," kata dr Fahmi Fadli, Selasa 7 Oktober 2025.

BACA JUGA: 2.800 Peserta Ramaikan Independence Run 2025, Gaungkan Sport Tourism untuk Promosi Wisata

BACA JUGA: Benahi Kawasan Stadion, Dispora Kaltim Padukan Sport Tourism-Agrowisata

Sport tourism dianggap sebagai pilar ekonomi baru melalui event ritin olahraga yang bakal mengundang perhatian orang banyak, baik atlet maupun pengunjung. 

Tersedianya venue olahraga yang memenuhi standar, dinilai memungkinkan untuk menyelenggarakan event olahraga di tingkat nasinal sampai internasional. 

“Setiap tahun akan dilaksanakan berbagai ajang pertandingan dan event berskala kabupaten, regional, nasional, bahkan tidak menutup kemungkinan internasional,” ujarnya.

Pengembangan sektor olahraga ke depan, tak hanya terfokus pada prestasi atlet, namun mengandalkan sektor olahraga yang bisa membawa dampak terhadap pertumbuhan ekonomi melalui sport tourism.

BACA JUGA: Jelang Kejurnas Balap Motor, Sirkuit Baru di Paser Mulai Dipakai Latihan

BACA JUGA: Porprov Kaltim 2026 di Paser Bakal Pertandingkan 63 Cabor

Target pemerintah daerah dengan mendorong keterlibatan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), utamanya agar dapat memperluas dampak ekonomi masyarakat. 

“Melalui sport tourism ini, kita ingin memberikan efek berganda. UMKM lokal dapat berkembang, ekonomi masyarakat bergerak, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meningkat,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: