Bankaltimtara

Pembekalan Soft Skills untuk Pendidikan Vokasi

Pembekalan Soft Skills untuk Pendidikan Vokasi

Untuk dapat mencapai 20 persen (hubungan dan timbal balik), salah satu cara yang efektif adalah dengan cara melibatkan subject matter expert di industri. Untuk menjadi buddy dan mentor. Sehingga akan terjalin hubungan yang baik dan secara tidak langsung akan terjadi proses coaching dan mentoring di lapangan. Proses coaching dan mentoring juga harus dijalankan dengan sistematis dan didokumentasikan dengan baik.

Sementara untuk dapat mencapai 10 persen (proses pelatihan formal), salah satu cara yang efektif adalah dengan melakukan pre-test sebelum pembelajaran dimulai. In-process-test pada saat pembelajaran berjalan. Dan post-test setelah pembelajaran selesai. Tujuannya untuk memonitor kemajuan dari masing-masing peserta didik.

EVALUASI PEMBEKALAN

Setelah melalui tahapan analisa kebutuhan soft skills, perancangan silabus soft skills, dan aplikasi model pelatihan dan pengembangan 70:20:10, tahapan berikutnya fokus pada evaluasi pembekalan soft skills. Tujuan dari evaluasi pembekalan iniuntuk mengetahui sejauh mana tingkat efektivitas dari program yang dilakukan. Biasanya dikaitkan lebih detail dengan perubahan sikap dan perilaku serta dampaknya terhadap kinerja dan bisnis.

D.L. Kirkpatrick dalam bukunya berjudul Level of Training Evaluation membagi evaluasi pelatihan menjadi empat tingkatan: tingkatan pertama terkait reaksi dan kepuasan dari peserta didik (reaction & satisfaction of the trainee); tingkatan kedua terkait peningkatan pengetahuan dan pemahaman (increase knowledge and understanding); tingkatan ketiga terkait tingkat perubahan perilaku, sikap atau kemampuan (extend of change in behavior, attitude and capability), dan tingkatan keempat terkait dampak terhadap bisnis, lingkungan, dan kinerja (impact to the business, environment and performance).

Dari perspektif lain, Jack Phillips mengemukakan adanya tingkatan kelima yang terkait dengan pengembalian investasi (return on investment/ROI). Dengan membandingkan nilai moneter bisnis dengan biaya program pelatihan yang telah dikeluarkan. Hal ini juga memiliki dampak terhadap bisnis seperti tingkatan keempat yang dikemukakan oleh D.L. Kirkpatrick. (*Pemerhati Pendidikan Vokasi)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: