Bankaltimtara

Menang Derby, SMAN 1 Balikpapan Yakin Raih Threepeat Musim Ini

Menang Derby, SMAN 1 Balikpapan Yakin Raih Threepeat Musim Ini

Pertandingan antara SMAN 1 Balikpapan berhadapan dengan SMAN 5 Balikpapan dan dimenangkan oleh SMAN 1 Balikpapan.-DBL-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Tim basket putra SMAN 1 Balikpapan berhasil menang derby melawan rival sekotanya, SMAN 5 Balikpapan, pada lanjutan Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 East Kalimantan, Senin (9/2/2026).

Dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal, SMAN 1 Balikpapan menutup pertandingan dengan skor 30-21.

Pertandingan berjalan sengit sejak quarter pertama. SMAN 1 Balikpapan tampil lebih efektif dan unggul tipis dengan skor 5-3.

Namun, SMAN 5 Balikpapan bangkit pada kuarter kedua. Permainan agresif yang mereka peragakan mampu membalikkan keadaan, sekaligus membawa SMAN 5 Balikpapan unggul sementara 12-9 hingga jeda pertandingan.

BACA JUGA:Honda DBL 2026 Hari Kedua: SMAN 3 Samarinda Tundukkan SMAN 9 Balikpapan, Agresif di Kuarter Akhir

Memasuki kuarter ketiga, SMAN 1 Balikpapan mulai menemukan kembali ritme permainan. Serangan balik cepat yang mereka peragakan terbukti efektif dan sukses membongkar pertahanan SMAN 5 Balikpapan.

Hasilnya, SMAN 1 Balikpapan berbalik unggul dengan skor 22-17.

BACA JUGA:Taklukkan SMA Asisi, SMAK WR Soepratman Buka Kemenangan di Honda DBL with Kopi Good Day East Kalimantan

Pada kuarter keempat, SMAN 1 Balikpapan tampil lebih objektif dan disiplin dalam mengelola permainan.

Keunggulan pengalaman dan ketenangan dalam mengambil keputusan membuat mereka terus menambah poin, sekaligus memastikan kemenangan dengan skor akhir 30-21.

Saat ditemui usai pertandingan, Pelatih tim basket putra SMAN 1 Balikpapan, Riswin, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya.

Ia menilai laga derbi antarsekolah satu kota tidak pernah mudah. Mengingat kedua tim sama sama menampilkan permainan terbaiknya dan tidak ingin pulang lebih cepat.

“Kita sudah persiapan untuk threepeat, karena sebelumnya kami sudah back to back. Tiga kali juara berturut-turut tentu tidak mudah, apalagi di drawing langsung ketemu tim kuat dan satu kota,” ujar Riswin usai pertandingan.

Ia menambahkan, para pemain sempat mengalami gugup di awal pertandingan. Faktor tersebut diperparah oleh kondisi fisik lawan yang sudah lebih dulu bertanding.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: