Erick Thohir Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Sebut Tetap Ukir Sejarah di Asia
Erick Thohir Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026.-istimewa-
Bertanding di Stadion Al Rashid yang netral, laga berjalan dengan tempo tinggi.
Meski jumlah penonton tidak banyak, atmosfer pertandingan tetap panas berkat dukungan kelompok suporter dari kedua negara.
Pelatih Irak, Graham Arnold, yang baru menangani tim tersebut setelah menggantikan Zico di akhir 2024, mengakui bahwa laga berjalan sulit.
“Pertandingan berjalan cukup sulit. Kami tahu Indonesia memiliki pertahanan rapat dan itu membuat kami kesulitan menembus barisan belakang mereka,” ujar Arnold seusai pertandingan.
Arnold menilai kemenangan ini menjadi modal penting untuk membangun generasi baru sepak bola Irak yang lebih kompetitif.
“Mungkin bukan kemenangan sempurna, tetapi hasilnya memuaskan. Ini tim muda dengan semangat besar untuk berkembang,” tambahnya.
Di sisi lain, Timnas Indonesia tampil dengan strategi bertahan sejak awal laga.
Patrick Kluivert tampaknya memilih pendekatan hati-hati setelah kekalahan sebelumnya dari Arab Saudi.
Barisan belakang Indonesia bermain sangat dalam selama lebih dari satu jam pertama pertandingan, menunggu celah untuk melakukan serangan balik cepat.
Meski sempat menciptakan beberapa peluang melalui serangan balik, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat Garuda gagal mencetak gol.
BACA JUGA:Pulang Tak Bawa Poin dari Kandang Kendal Tornado FC, Persiba Balikpapan Kebobolan 2 Gol Tanpa Balas
Pertahanan solid akhirnya goyah di menit ke-76 ketika Zidane Iqbal berhasil memanfaatkan ruang dan menaklukkan kiper Indonesia.
Meski gagal melangkah lebih jauh, perjalanan Timnas Indonesia ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tetap dianggap pencapaian monumental.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil menembus babak tersebut, sejajar dengan beberapa negara kuat Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

