Tantangan Berat dalam Mendukung Palestina
Sejak 1983, sikap NU tidak berubah. Organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mendukung penuh tiga agenda penting untuk perdamaian di Palestina: memberikan perlindungan bagi penduduk sipil, memulihkan kondisi sosial politik, serta mengupayakan perdamaian antara Israel dan Palestina.
TIDAK HANYA POLITIS
Untuk turut menyokong perjuangan rakyat Palestina, Indonesia tidak hanya memberikan dukungan politis. Tetapi juga keuangan dan program pembangunan kapasitas.
Pemerintah RI telah mengucurkan dana sekitar Rp 36,5 miliar sebagai bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Palestina di tengah konfliknya dengan Israel yang makin diperburuk dengan pandemi COVID-19.
Bantuan itu disalurkan kepada pemerintah Palestina dan Badan PBB untuk Urusan Pengungsi Palestina (UNRWA). Masing-masing sebesar 1 juta dolar AS (setara Rp 14,6 miliar) serta Palang Merah Internasional (ICRC) sebesar 500 ribu dolar AS (setara Rp 7,3 miliar).
Untuk program pengembangan kapasitas, dalam kurun waktu lebih dari satu dekade, Indonesia memberikan lebih dari 8 juta dolar AS (sekitar Rp 117 miliar). Yang mencakup 170 jenis pelatihan bagi 2.000 warga Palestina.
“Terkait dengan kemandirian ekonomi, Indonesia juga telah mengeluarkan kebebasan bebas pajak sebesar 0 persen untuk dua produk unggulan Palestina. Yaitu kurma dan buah zaitun,” kata Retno.
“Intinya, we walk the talk (kita bersuara sekaligus melakukan aksi nyata),” lanjutnya. Dia menegastakan, dukungan Indonesia kepada Palestina akan terus diwujudkan melalui berbagai cara dan saluran yang ada. (an/qn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
