Bankaltimtara

Jembatan Sei Nibung Kutim Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh ke Berau Dipangkas 4 Jam

Jembatan Sei Nibung Kutim Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh ke Berau Dipangkas 4 Jam

Jembatan Sei Nibung resmi dibuka pada Selasa, 24 Februari 2026, usai 12 tahun penantian. Jembatan ini membuka akses darat baru yang memangkas jarak Kutai Timur–Berau hingga 140 kilometer.-(Foto/ Istimewa)-

“Peresmian ini adalah wujud nyata kontribusi Provinsi Kalimantan Timur untuk Kutai Timur. Selama ini masyarakat harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas, kini semuanya menjadi lebih mudah,” jelas Ardiansyah.

Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menjelaskan Jembatan Sei Nibung memiliki panjang total 390 meter, terdiri dari bentang tengah sepanjang 90 meter serta bentang pendekat masing-masing 150 meter di sisi kiri dan kanan.

BACA JUGA: Usai Pencurian Kabel di Jembatan Achmad Amins, Pemkot Samarinda Perketat Pengamanan

BACA JUGA: Berstatus Jalan Nasional, Dishub Berau Akui Tak Bisa Pasang Portal di Jembatan Bujangga

“Tambah jalan pendekat yang pakai pile slab itu yang sisi Kandungan Jaya 135 meter, dari sisi Pelawan 500 meter,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan akses jalan dari sisi Pelawan akan dilanjutkan secara bertahap hingga tembus ke simpang 46 di wilayah Berau.

“Nanti kita cicil sampai keluar simpang 46,” katanya.

Dari sisi anggaran, pembangunan Jembatan Sei Nibung dilakukan dalam beberapa tahap. Periode 2014–2022 menghabiskan Rp58,7 miliar untuk pekerjaan awal. Pada 2023 kembali dialokasikan Rp58,7 miliar untuk penyelesaian substruktur.

BACA JUGA: Tak Lagi Terkendala Status HPL, Pembangunan RSUD Tipe D Kutim Ditarget Mulai Berjalan Tahun 2027

BACA JUGA: 3 Kampus Swasta di Kutim Terima Kucuran Rp2,567 Miliar Program Gratispol untuk 254 Mahasiswa

Tahun 2024, anggaran meningkat menjadi Rp104 miliar untuk pemasangan struktur atas atau girder. Selanjutnya pada 2025, sebesar Rp139,3 miliar dialokasikan untuk penyelesaian jalan akses.

Total anggaran yang digelontorkan mencapai ratusan miliar rupiah dengan proses pembangunan berlangsung lebih dari 12 tahun. Pemerintah berharap beroperasinya Jembatan Sei Nibung dapat mendorong mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir Kutim hingga perbatasan Berau.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait