Grab Masuk Kubar, Sistem Operasional Sudah Aktif
Layanan transportasi berbasis aplikasi resmi beroperasi di Kabupaten Kutai Barat sejak awal Februari 2026.-Ilustrasi-
BACA JUGA: Dishub Kubar Tegaskan Truk CPO Melintasi Jalan Kelas 3, Maksimal 6.000 Liter
Selain itu, sistem berbasis aplikasi dinilai memberi kepastian tarif serta kemudahan pembayaran non-tunai.
Lebih jauh, Surya menjelaskan bahwa masuknya Grab ke Kutai Barat merupakan bagian dari strategi pengembangan perusahaan untuk memperluas jaringan layanan hingga ke daerah yang lebih kecil.
“Sebenarnya lebih ke arah pertimbangan manajemen untuk masuk ke satu kota. Tapi sekarang kita juga sudah dapat mandat untuk hadir di semua kota di Indonesia, termasuk kota-kota yang lebih kecil untuk mengembangkan ekonominya,” katanya.
Ia menambahkan, ekspansi di Kalimantan dilakukan secara bertahap. Setelah Kutai Barat, peluang pengembangan ke wilayah lain seperti Mahakam Ulu terbuka, meski realisasinya mengikuti jadwal perusahaan.
BACA JUGA: Aktivitas Kayu Ilegal Lintasi Perkampungan, DPRD Kutai Barat Angkat Suara
“Untuk membuka di Mahulu kemungkinan pasti ada. Tapi karena banyak kota yang sudah ada jadwalnya, pembukaannya akan bertahap. Yang pasti kita konsisten buka di kota-kota di Kalimantan,” tutupnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

