Kuota CPNS 300 Formasi
TANJUNG SELOR, DISWAY - Pemprov Kaltara memastikan menerima calon pegawai negeri sipil (CPNS)--telah berubah menjadi seleksi calon aparatur sipil negera (CASN). Ini setelah turunnya formasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kuota Pemprov Kaltara 300 formasi. Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai laporan dari Sekprov Kaltara, Suriansyah, dari 1.818 formasi yang diusulkan, disetujui hanya 300 formasi penerimaan CPNS tahun ini. Kuota tahun ini lebih sedikit dibanding penerimaan tahun sebelumnya sebanyak 500 formasi. "Persaingannya akan lebih ketat. Yang diterima prioritas. Seperti tenaga kesehatan, pendidikan, kehutanan dan pertanian,” ungkap Irianto usai mengisi kuliah umum di Universitas Brawijaya Malang, Selasa (22/10). Gubernur meminta panitia seleksi (pansel) di daerah, utamanya BKD untuk mempersiapkan sejak awal. “Tapi saya yakin dengan melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya, kita akan mampu menyelenggarakan seleksi dengan baik,” ujarnya. Irianto mengajak putra-putri di Indonesia, utamanya Kaltara agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bersaing. Belajar bersungguh-sungguh, berdoa, dan meminta doa restu orang tua. Pemprov Kaltara, melalui BKD telah menerima jawaban usulan pengadaan formasi CPNS 2019. Formasi dan kuota diterima Sekprov Kaltara, Surianysah dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada rapat koordinasi nasional yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta, belum lama ini. “Alhamdulillah Kaltara sudah menerima formasi CPNS 2019. Namun untuk jumlah kuota formasi yang diberikan, kami harus laporkan ke gubernur dulu. Kita juga belum tahu, karena masih bersegel. Untuk mengetahui berapa formasi yang setujui, kita tunggu," kata Suriansyah. Sekprov yang didampingi Kepala BKD Kaltara, Burhanuddin mengatakan, dalam rakornas yang digelar pekan lalu, telah dibahas Rancangan PermenPANRB tentang penetapan kebutuhan dan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2019. “Untuk teknis legalnya pelaksanaan tes seleksi CPNS 2019 ini masih menunggu Permenpannya. Sementara ini baru rancangannya,“ jelas Burhan. “Semua pelamar bersaing secara sehat. Penentuan hasil seleksi didasarkan pada passing grade yang telah ditetapkan dan atau nilai tertinggi dari peserta, proses pelamaran, pendaftaran, pelaksanaan tes, pengolahan hasil tes, serta pengumuman hasil kelulusan, dilaksanakan secara terbuka. Demikian juga untuk penentuan kelulusan didasarkan pada persyaratan dan hasil tes sesuai keadaan yang sesungguhnya,“ katanya. Untuk melaksanakan tes CPNS, Pemprov Kaltara tetap akan menggunakan laboratorium computers assisted test (CAT) di Jalan Durian, Tanjung Selor, Bulungan. Sejak 2014, tes CPNS dilaksanakan di laboratorium itu. Selain Pemprov, di Kaltara juga ada dua pemerintah daerah yang mendapatkan kuota tahun ini. Yaitu Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan Malinau. Mengenai kuota dan formasi, diketahui masing-masing pemerintah daerah karena dari Kemenpan-RB diberikan kepada pemerintah daerah yang akan melakukan penerimaan CPNS. Sementara, dilansir dari laman resmi BKN, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyatakan, tahun ini, rekrutmen CPNS akan membuka formasi sebanyak 197.117 dengan rincian, instansi pusat 37.854 formasi, instansi daerah 159.257 formasi (467 pemda). Ada dua jenis formasi dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cum laude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi lain yang bersifat strategis di pusat). Berdasarkan Kemenpan RB Dikutip dari video resmi BKN melalui akun YouTube BKN, formasi terbesar dialokasikan untuk tenaga guru, yakni mencapai 63.000-an, formasi selain tenaga kesehatan (bidan, dokter, dokter gigi, perawat, dan lainnya) sebanyak 31.000-an, serta tenaga teknis fungsional 23.000-an, dan tenaga teknis lain 28.000-an. Pada kesempatan sama, Deputi BKN Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Suharmen memaparkan, pengumuman pendaftaran berlangsung akhir Oktober hingga awal November 2019 diawali penetapan formasi CPNS 2019. Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019. Lanjutnya, pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019. Dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) Januari 2020. Lalu SKD pada Februari 2020. Hasil SKD dijadwalkan akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan seleksi kompetensi bidang. Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung April 2020. Pengumuman resmi akan dipublikasikan di website dan media sosial instansi penerima formasi dan juga portal SSCASN. Sebelum pengumuman pendaftaran daring dibuka secara resmi pada November, portal SSCASN belum dapat diakses. (*) Tata Cara Pendaftaran - Calon peserta menginput nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga atau NIK kepala keluarga. - Buka portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id - Buat akun SSCN 2019 menggunakan NIK dan nomor kartu keluarga atau NIK kepala keluarga - Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan - Lengkapi biodata - Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan - Lengkapi data, kemudian unggah dokumen - Cek resume, cetak kartu pendaftaran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

