Diskusi Online RUU HIP; Dianggap Melemahkan Nilai Pancasila
Sejumlah tokoh menggelar diskusi virtual yang ditayangkan melalui kanal YouTube. Diskusi tersebut bertajuk "Umat Islam Menggugat Rancangan Undang Indang Haluan Ideologi Pancasila" (RUU HIP).
----------------------------------
Diskusi tersebut dipandu oleh Ustaz Haikal Hassan dan ditayangkan secara live streaming kanal Youtube Front TV, Senin, 8 Juni 2020, pukul 20.30 Wita.
Dalam pengantarnya, Haikal Hasan menyebut umat Islam harus menolak RUU HIP. Karena RUU tersebut dianggap melemahkan nilai-nilai pancasila. Dan pro terhadap paham komunisme.
"Kita suarakan Pancasila harus tetap ada. Tidak boleh diperas, jadi trisila atau ekasila seperti yang diusulkan RUU HIP. Cucian kali diperas," ujar Haikal.
Pembicara utama dalam diskusi tersebut adalah Muhammad Rizieq Shihab. Tokoh Front Pembela Islam. Yang saat ini posisinya berada di Kota Makkah, Arab Saudi.
Ia sempat menyapa rakyat Indonesia dan mendoakan kesehatan bangsa Indonesia. Termasuk agar wabah pandemi COVID-19 agar segera berakhir.
Ia juga menyampaikan rasa gembira karena dapat menyapa kembali masyarakat Indonesia walau hanya melalui layar virtual. Dan berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah menyelenggarakan diskusi tersebut.
Rizieq menyampaikan pandangannya terkait RUU HIP. Ia dengan tegas menolak RUU tersebut. Karena menurutnya isi RUU HIP telah menurunkan derajat, harkat dan martabat ideologi pancasila.
"RUU HIP tidak lagi menetapkan agama sebagai landasan utama," katanya.
Ia juga dengan tegas menolak usulan RUU yang mengajukan peringkasan pancasila menjadi trisila. Yakni sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. Bahkan RUU tersebut juga mengusulkan pancasila menjadi eka sila atau hanya satu sila saja. Yakni gotong royong.
"Ini jelas mengeliminir nilai-nilai pancasila dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini adalah upaya penghapusan nilai-nilai agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Rizieq.
Padahal Rizieq menyebut dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke tiga sudah tegas dijelaskan. “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
