Bankaltimtara

Jelang Nataru, Dermaga Wisata Sanggam Siagakan 27 Armada Speedboat

Jelang Nataru, Dermaga Wisata Sanggam Siagakan 27 Armada Speedboat

Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb.-Azwini/Disway Kaltim-

Hendra menyebut Dishub Berau tidak lagi memperkenankan penumpang naik secara bersamaan dalam jumlah besar, melainkan diatur secara bertahap.

“Kami atur maksimal lima orang naik ke speedboat dalam satu waktu. Ini penting untuk menghindari dermaga miring dan menjaga keselamatan penumpang,” kata Hendra.

BACA JUGA:Kabar Baik untuk Pekerja di Berau, UMK 2026 Naik Rp309 Ribu

Pengaturan ini diterapkan untuk mencegah kelebihan beban di dermaga sekaligus menjaga stabilitas saat proses naik penumpang.

Skema tersebut juga merupakan hasil kesepakatan antara Dishub Berau dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) sebagai otoritas keselamatan pelayaran.

Pengawasan di Dermaga Wisata Sanggam selama periode Nataru juga akan diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi.

Personel Polairud, KUPP, Syahbandar, Basarnas, tenaga kesehatan, hingga pengawas lalu lintas dari Dishub Berau disiagakan setiap hari untuk memastikan aktivitas penyeberangan berjalan aman dan tertib.

BACA JUGA:Disbudpar Gelontorkan Rp 249 Juta Bangun Pos Jaga Segah Riverside

Selain pengaturan di darat, aspek keselamatan selama pelayaran turut menjadi perhatian utama.

Hendra menegaskan seluruh operator speedboat wajib mematuhi standar keselamatan, termasuk penggunaan jaket pelampung serta pembatasan jumlah penumpang sesuai kapasitas kapal.

“Kami juga mengutamakan anak-anak untuk duduk di bagian dalam supaya lebih aman selama perjalanan. Selain itu kita membatasi jam pemberangkatan hingga pukul 15.00 Wita. Karena gelombang dan keselamatan menjadi pertimbangan utama jika berlayar di atas jam tersebut,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Dishub Berau bersama Polairud dan KUPP menjadwalkan pelaksanaan ram check terhadap armada speed boat yang beroperasi selama libur Nataru.

BACA JUGA:Genjot Promosi Digital, Destinasi Wisata Berau Segera Hadir di Traveloka dan Tiket.com

Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi fisik kapal, kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung dan ring buoy, serta kelengkapan dokumen motoris.

“Untuk sertifikat kelayakan, saat ini baru sekitar 10 unit speedboat yang memiliki dokumen lengkap dan masih beroperasi. Kami sudah berkoordinasi dengan KUPP agar operator lainnya segera mengurus kelengkapan administrasi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: