Cuaca Panas Melanda Samarinda, Dinkes Ingatkan Bahaya Heat Stroke

Minggu 23-08-2026,15:04 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Baharunsyah

BACA JUGA:BPBD Samarinda Petakan Risiko Kekeringan, 50 Hektare Pertanian dan Perkebunan Terancam Gagal Panen

Ismed menyebut suhu udara Samarinda dalam beberapa hari terakhir berada pada kisaran 35 hingga 36 derajat Celsius. 

Kondisi tersebut cukup tinggi, namun menurutnya belum masuk kategori suhu ekstrem yang biasanya meningkatkan risiko heat stroke berat.

Risiko lebih besar dapat dialami masyarakat yang beraktivitas dalam waktu lama di luar ruangan. 

Pekerja lapangan dan masyarakat yang melakukan aktivitas fisik di bawah paparan matahari perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi tubuh.

“Yang mulai terjadi hal serius, tiba-tiba kan orang bisa pingsan. Nah ini yang rawan,” katanya.

Menurut Ismed, masyarakat tidak perlu panik menghadapi kondisi panas yang terjadi saat ini. 

Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan sederhana melalui pengaturan aktivitas, pemenuhan kebutuhan cairan dan perlindungan dari paparan matahari secara langsung.

Ismed mengatakan kondisi cuaca panas perlu dibedakan dengan situasi ketika panas kemudian disusul hujan. 

BACA JUGA:Berantas Jukir Liar, Wali Kota Samarinda Bentuk Satgas Gabungan

Perubahan kondisi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan nyamuk penyebab penyakit demam berdarah dengue.

“Kalau misalnya panas terus hujan, kemudian terjadi KLB demam berdarah, itu malah tidak ada." 

"Jadi sekarang kalau cuaca panas ini yang harus diwaspadai adalah sengatan panas,” ungkapnya.

Sementara itu, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga belum menunjukkan peningkatan yang luar biasa. 

Ismed menyebut ISPA merupakan penyakit yang dapat terjadi sepanjang tahun sehingga kemunculannya tidak secara khusus dipengaruhi kondisi cuaca panas.

“Kalau ISPA itu kan berlangsung sepanjang tahun. Dan memang kalau ISPA, mau dia cuaca panas atau tidak, itu memang terjadi sebagai penyakit yang dominan,” katanya.

Kategori :