"Namun saya yakin dalam sepak bola tidak ada pertandingan yang mudah,” tuturnya.
Ia meminta para pemain menjaga sikap rendah hati dan tidak menganggap remeh tim mana pun yang berada di Grup D.
BACA JUGA:Persiba Ballikpapan Jadi Tim Musafir, Homebase di Stadion Surajaya Lamongan
Kerja keras dalam latihan dan kedisiplinan menjalankan strategi menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan dengan jadwal yang padat.
“Kita harus rendah hati, kita harus bekerja keras agar bisa tampil baik dalam pertandingan tersebut,” tegas Mauro.
Status tuan rumah membuat Borneo FC memiliki keuntungan dari sisi dukungan suporter.
Para pemain akan menjalani pertandingan internasional di Stadion Segiri yang selama ini menjadi markas dan tempat tumbuhnya dukungan besar bagi Pesut Etam.
Mauro berharap atmosfer Stadion Segiri dapat memberikan energi tambahan kepada pemain sepanjang pertandingan.
Dukungan suporter dianggap mampu meningkatkan semangat tim, terutama ketika pertandingan berlangsung dalam tekanan tinggi.
“Faktanya kita bermain di rumah. Kami berharap dapat bermain dengan 12 pemain. Jumlahnya 11, ditambah dengan jumlah penggemar,” jelasnya.
BACA JUGA:Tutup Pramusim dengan Kemenangan, Xabi Alonso Ingin Bangun Koneksi dengan Suporter Chelsea
Menurut Mauro, kehadiran suporter dapat memberikan kekuatan tambahan bagi pemain untuk mempertahankan intensitas permainan.
Dukungan tersebut juga diharapkan tetap diberikan ketika tim menghadapi situasi sulit selama pertandingan.
“Dan saya pikir ini akan memberi kita kekuatan besar untuk permainan dan daya maksimum."
"Dan bersama para penggemar kami, baik di saat-saat baik maupun buruk, seperti yang selalu saya katakan, kita akan selalu lebih kuat,” lanjutnya.
Menurutnya, penunjukan Samarinda sebagai tuan rumah Grup D menjadi momentum penting bagi Borneo FC untuk memperkuat kiprahnya di kompetisi Asia.