KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Seorang operator Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, diduga mencoba membakar ruang rapat di lantai tiga kantor Diskominfo Kukar, Selasa (11/8/2026) pagi.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Kukar, Iptu Haryo Jipang Painolan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30-07.00 WITA. Laporan kejadian diterima polisi sekitar pukul 07.20 WITA.
Dalam laporan awal kepolisian, terduga pelaku berinisial atau bernama Muhammad Ferdian Akmal. Ia diketahui bekerja sebagai operator Command Center Diskominfo Kukar melalui pihak ketiga, PT Widya Persada.
"Telah terjadi dugaan percobaan pembakaran pada ruang rapat Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika," kata Haryo dalam keterangannya, Selasa.
BACA JUGA:Bengkel Las di Sempaja Utara Terbakar, Satu Orang Alami Luka Bakar
Menurut Haryo, terduga pelaku menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dibeli sekitar Rp30.000 hingga Rp40.000. BBM tersebut kemudian dimasukkan ke dalam galon air mineral.
Percobaan pembakaran terjadi ketika pelaku diduga menyiramkan BBM ke dalam ruang rapat. Aksi tersebut diketahui oleh seorang pekerja operasional (OB) yang berada di lokasi.
Hal senada disebutkan oleh Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, yang mengatakan saksi melihat pelaku membawa bensin yang isinya hampir setengah galon.
"Pada saat dia menyiram bensin di ruang rapat itu ada saksi dari OB yang menyaksikan dan dengan cepat bisa dipadamkan," ujar Solihin.
BACA JUGA:Lagi dan Lagi, Murid di Bontang Kembali Keracunan MBG
Setelah melakukan pembakaran, pelaku disebut turun ke lantai bawah dan kemudian didekati oleh pihak lain.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, aksi tersebut diduga telah direncanakan pelaku sejak Senin (10/8/2026) malam.
Motif sementara diduga karena pelaku merasa kesal terhadap sejumlah orang di lingkungan kantor yang disebut kerap memotret dirinya secara diam-diam. Foto tersebut kemudian diduga dijadikan bahan olok-olok.
Meski demikian, informasi mengenai motif tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal dan kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa serta motif sebenarnya.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Optimalkan Distribusi BBM untuk Masyarakat Mahakam Ulu