PMI Paser Mampu Produksi Lima Jenis Komponen Darah
Kantor PMI Kabupaten Paser yang kini mampu mengolah berbagai jenis darah.-Muhammad Sahrul-
PASER, NOMORSATUKALTIM – Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kabupaten Paser tengah meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.
Jika sebelumnya UDD PMI Paser hanya sebatas melayani penyediaan darah utuh, kini mampu mengolah darah donor menjadi berbagai komponen darah spesifik sesuai kebutuhan medis pasien.
Darah donor yang terkumpul dapat diproses menjadi komponen tertentu sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.
Kepala UDD PMI Paser, Achmad Hadiwijaya, mengatakan kemampuan memproduksi komponen darah merupakan bagian dari transformasi pelayanan yang dilakukan PMI Paser.
BACA JUGA: Pemdes Seniung Jaya Perluas Sasaran Program Penurunan Angka Stunting, Bantu Pemenuhan Gizi Ibu Hamil
“Pengembangan ini dirancang langsung untuk merespons permintaan fasilitas kesehatan yang kian kompleks,” kata Achmad Hadiwijaya belum lama ini.
Saat ini, UDD PMI Paser telah mampu menyediakan lima komponen darah utama, yakni Packed Red Cells (PRC), Thrombocyte Concentrate (TC), Fresh Frozen Plasma (FFP), plasma biasa, serta kriopresipitat.
Masing-masing komponen memiliki fungsi medis yang berbeda. PRC, misalnya, digunakan untuk membantu penanganan pasien anemia, ibu melahirkan, korban kecelakaan, hingga pasien yang menjalani tindakan pembedahan.
Sementara itu, TC atau konsentrat trombosit dibutuhkan dalam penanganan pasien dengan kondisi kekurangan trombosit, termasuk penderita demam berdarah dengue (DBD) dan pasien kanker.
BACA JUGA: BPS Paser Luruskan Soal Desil, Bukan Patokan Langsung Besaran Gaji
Adapun FFP dan plasma dapat dimanfaatkan dalam penanganan pasien yang mengalami gangguan pembekuan darah. Sedangkan kriopresipitat disiapkan untuk kebutuhan medis tertentu, termasuk pasien hemofilia dan kasus perdarahan berat yang membutuhkan penanganan segera.
Meski kemampuan pengolahan komponen darah terus dikembangkan, keberlanjutan layanan tersebut tetap sangat bergantung pada ketersediaan darah dari para pendonor.
Karena itu, PMI Paser mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin. Pasokan donor harian yang stabil dinilai penting untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan kebutuhan darah di fasilitas kesehatan dapat terpenuhi.
“Keberlanjutan produksi sangat bergantung pada pasokan donor darah harian. Kami juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan donor darah guna menjaga stok di PMI,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
