Pemprov Kaltim Kejar Potensi Pajak Alat Berat

Minggu 09-08-2026,16:01 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Baharunsyah

Setelah pemeriksaan selesai, hasilnya akan diteruskan kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sesuai wilayah untuk proses penetapan dan pemungutan.

Bagi Kaltim, langkah tersebut menjadi semakin penting karena daerah sedang menghadapi tekanan fiskal akibat pemangkasan TKD. 

Ruang pendapatan yang sebelumnya bisa diandalkan harus diimbangi dengan pencarian sumber-sumber baru.

“Karena ada tantangan kita terkait masalah pemangkasan TKD, itu membuat kita semakin harus lebih gencar memungut dari sisi potensi yang lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:Samarinda Tertinggi Kasus Karhutla di Kaltim, Rudy: Deteksi Dini Diprioritaskan

Lora menegaskan, upaya menggali penerimaan tidak boleh berhenti pada objek yang sudah selama ini tercatat.

“Yang penting kita tidak berhenti berupaya. Kita harus melakukan optimalisasi, memanfaatkan kondisi yang ada,” tuturnya.

Dengan 5.300 unit yang telah terealisasi dan tambahan sekitar 5.500 unit yang sedang diburu, Bapenda kini mengejar potensi hingga 10.000–11.000 alat berat.

Angka tersebut masih bisa berkembang karena pemeriksaan belum menyentuh seluruh perusahaan tambang dan IUP di Kaltim.

Kategori :