Menurut Andi Harun, setiap OPD harus mampu menjelaskan kontribusi program yang diajukan terhadap penyelesaian persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Dengan kata lain, pemerintah tidak lagi hanya melihat apakah program terlaksana, tetapi juga apakah program tersebut membantu memperbaiki kondisi warga.
Persoalan akses air bersih, infrastruktur lingkungan, kesempatan ekonomi, hingga kualitas pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan intervensi anggaran secara tepat.
Perubahan paling mendasar yang disiapkan Pemerintah Kota Samarinda terletak pada sistem evaluasi kinerja perangkat daerah.
BACA JUGA: Pengentasan Kawasan Kumuh 26 Hektare Terhambat karena Duitnya Terbatas
Selama ini, ukuran keberhasilan pemerintah sering kali berhenti pada capaian output. Sebagai contoh, sebuah program dianggap berhasil karena sejumlah kegiatan terlaksana, sejumlah pelatihan digelar, atau sejumlah proyek fisik selesai dikerjakan.
Padahal, menurut Andi Harun, keberhasilan yang sesungguhnya terletak pada outcome atau hasil akhir yang dirasakan masyarakat.
Selain mengubah indikator penilaian, Pemerintah Kota Samarinda juga berencana memperketat sistem monitoring dan evaluasi.
Jika selama ini evaluasi kinerja cenderung dilakukan pada akhir tahun anggaran, ke depan penilaian akan dilakukan secara berkala mulai dari triwulan, semester, hingga akhir tahun.
BACA JUGA: Stadion Segiri Butuh Perawatan Puluhan Juta Per Bulan, Uang Tiket Masih Belum Nutup
“Evaluasi tidak boleh hanya dilakukan pada akhir tahun. Kalau target tidak tercapai di akhir tahun, waktunya sudah tidak bisa dikembalikan. Dengan evaluasi triwulanan, kita bisa memberikan early warning dan segera mengetahui letak permasalahannya,” katanya.
Andi Harun juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang menunjukkan kemajuan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Langkah itu dimaksudkan untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan mendorong kompetisi positif antar-OPD dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.