Pesona Rantau Buta di Paser: Air Terjun 8 Tingkat hingga Satwa Endemik

Senin 27-07-2026,14:43 WIB
Reporter : Muhammad Sahrul
Editor : Baharunsyah

PASER, NOMORSATUKALTIM – Di balik lebatnya hutan tropis yang masih alami, Desa Rantau Buta menyimpan pesona ekowisata yang menawarkan pengalaman berbeda. 

Mulai dari susur sungai, air terjun bertingkat, hingga bertemu satwa liar endemik Kalimantan di habitat aslinya.

Suara gemericik air sungai berpadu dengan hijaunya bentang alam menjadi daya tarik utama yang kini mulai dilirik para pencinta wisata alam. 

Potensi tersebut pun terus dikembangkan secara profesional oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Rantau Buta.

Ketua Pokdarwis Desa Rantau Buta, Bambang, mengatakan perjalanan membangun destinasi wisata itu berawal dari komunitas kecil yang memiliki kegemaran berkemah dan menjelajahi alam.

"Awal terbentuknya Pokdarwis ini sebenarnya dari pergerakan kami pada tahun 2023. Saat itu kami sering berkumpul dan camping bersama." 

BACA JUGA:Pembangunan Sejumlah Venue Porprov Kaltim di Paser Mulai Berlanjut, Oktober Ditarget Rampung

"Hingga akhirnya SK resmi pengesahan dari Dinas Pariwisata terbit pada 2024," ujar Bambang, Senin Juli 2026.

Kini, Rantau Buta menawarkan beragam aktivitas wisata alam yang cocok bagi pencinta petualangan. 

Pengunjung tidak hanya dapat menikmati pengalaman berkemah melalui konsep camping maupun glamping. 

Tetapi juga menyusuri sungai menggunakan perahu ketinting, memancing, hingga menjelajahi gua.

Salah satu ikon wisata yang menjadi kebanggaan desa adalah Air Terjun Sentiop. 

BACA JUGA:DPMD Paser Sebut Anak-Anak Desa Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Air terjun ini memiliki delapan tingkatan dengan karakter yang berbeda-beda. Keunikannya terletak pada tingkat kedelapan yang berada di dalam sebuah gua berair.

"Air Terjun Sentiop punya delapan tingkat. Tingkat kedelapan sangat unik karena berada di dalam gua berair." 

Kategori :