Statistik babak pertama memperlihatkan betapa sulitnya Prancis menembus pertahanan Spanyol. Mereka hanya mampu menghasilkan dua tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,04 tanpa satu pun mengarah ke gawang.
Gol Pedro Porro Memastikan Tiket Final
Memasuki babak kedua, Didier Deschamps mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Kouadio Kone menggantikan Adrien Rabiot. Namun perubahan itu belum memberikan dampak berarti.
Spanyol justru semakin percaya diri. Lamine Yamal sempat membobol gawang Prancis pada menit ke-51, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-58. Berawal dari kombinasi cepat bersama Dani Olmo, Pedro Porro melepaskan tembakan kaki kanan yang gagal dibendung Maignan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Spanyol.
BACA JUGA: Kebangkitan Dramatis Argentina Pulangkan Mesir dengan Skor 3-2 di Babak 16 Besar
Yamal kembali mencetak gol beberapa menit kemudian, tetapi lagi-lagi dianulir akibat posisi offside.
Dalam kondisi tertinggal dua gol, Prancis meningkatkan intensitas serangan. Namun lini belakang Spanyol tampil disiplin. Marc Cucurella, Aymeric Laporte, dan Pau Cubarsi berkali-kali mematahkan upaya Mbappe dan rekan-rekannya.
Peluang terbaik Prancis baru datang pada menit ke-81 setelah Unai Simon melakukan kesalahan saat mengantisipasi bola. Namun sang penjaga gawang segera menebus kesalahannya dengan menggagalkan peluang Desire Doue.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Prancis gagal mencetak gol maupun menghasilkan satu tembakan tepat sasaran. Spanyol pun menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2-0.
BACA JUGA: Momen Nobar Argentina Vs Swiss di Balikpapan, Sorak-Sorai Warga di Pinggir Jalan
La Roja Kian Dekat Gelar Juara
Kemenangan atas Prancis menjadi bukti konsistensi Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil impresif dengan permainan berbasis penguasaan bola yang dipadukan transisi cepat.
Keberhasilan menembus final juga mengakhiri penantian panjang sejak keberhasilan mereka menjadi juara dunia pada 2010. Saat itu Spanyol diperkuat generasi emas seperti Iker Casillas, Carles Puyol, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta.
Di partai puncak, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina di New York New Jersey Stadium.
Sementara itu, Prancis harus mengubur mimpi meraih gelar dunia ketiga dan kini bersiap menjalani perebutan tempat ketiga.
BACA JUGA: Borneo FC Absen di Piala Presiden 2026, Dandri: Tak Apa, Kami Bisa Lebih Fokus Hadapi Kompetisi
Susunan Pemain
Prancis (4-2-3-1):
Maignan (GK); Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Tchouameni, Rabiot; Dembele, Olise, Barcola; Mbappe (C)