Kebakaran Lahan di Depan Islamic Center PPU Dipadamkan

Selasa 14-07-2026,18:00 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Didik Eri Sukianto

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Respons cepat tanggap darurat berhasil menggagalkan potensi kebakaran besar lahan di kawasan jalan provinsi, tepatnya di depan Islamic Center, Kecamatan Penajam, Selasa 14 Juli 2026.

Polres Penajam Paser Utara (PPU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berhasil melokalisasi api sebelum sempat merembet ke area yang lebih luas.

Kepanikan sempat membayangi warga sekitar saat kobaran api mendadak muncul dan membakar lahan kering di kawasan tersebut.

Beruntung, seorang warga bernama Rizky bergerak cepat menghubungi Call Center Polri 110 sekira pukul 12.20 Wita.

BACA JUGA: Palaran hingga Sambutan Masuk Pantauan Karhutla BPBD Samarinda di Puncak Musim Panas

Menerima laporan darurat tersebut, petugas Command Center 110 langsung menyebarkan sinyal bahaya. Dalam hitungan menit, tim piket patroli Satsamapta Polres PPU yang dipimpin Pamapta II, Ipda Widiyoko Tyas Mono, langsung meluncur ke lokasi kejadian sembari berkoordinasi ketat dengan BPBD Kabupaten PPU.

Di lokasi, petugas gabungan langsung dihadapkan pada titik api yang mulai membesar akibat tiupan angin.

Menggunakan armada pemadam BPBD dan peralatan taktis, petugas berjibaku melokalisasi kobaran api agar tidak menjalar ke fasilitas publik dan pemukiman sekitar.

"Begitu laporan masuk, instruksi langsung jelas, amankan lokasi dan lokalisasi api secepat mungkin agar tidak membahayakan masyarakat," ujar salah satu personel di lapangan.

BACA JUGA: Waspada Karhutla, 171 Titik Panas Terdeteksi di Paser

Setelah berjibaku dengan waktu dan material lahan yang mudah terbakar, kerja keras tim gabungan membuahkan hasil.

Api berhasil dijinakkan total, dilanjutkan dengan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi memicu api sekunder.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasi Humas, Aipda Syafruddin menegaskan, bahwa kecepatan penanganan ini adalah standar wajib dalam menjaga keselamatan warga.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material berarti yang dilaporkan. Sinergi taktis di lapangan kali ini melibatkan personel Pamapta II, Satsamapta, tim Command Center 110, SPKT Polres PPU, serta armada penuh dari BPBD Kabupaten PPU.

BACA JUGA: Polres PPU Terapkan Uji Berlapis untuk 1.311 Porsi MBG

Kategori :