Imbas Beban Berat IKN, DPRD PPU Desak Penambahan Kuota BBM

Rabu 01-07-2026,09:30 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Hariadi

​Ia juga menyoroti sempat dinonaktifkannya penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Pemaluan beberapa waktu lalu. Insiden tersebut sempat memukul ekonomi warga setempat karena terpaksa beralih ke BBM non-subsidi yang harganya jauh lebih mahal.

BACA JUGA: Temui Sopir Truk dalam Aksi di DPRD Balikpapan, Pertamina Akui Batasan Kuota BBM Subsidi

BACA JUGA: Driver Ojol Balikpapan Keluhkan Dampak BBM Naik: Rp50 Ribu Kini Tak Cukup Beli Ikan

​Tidak ingin masalah ini terus berlarut dan menghambat roda perekonomian, DPRD PPU bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengambil langkah progresif dengan berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Energi.

​Satgas ini nantinya tidak hanya fokus mengawasi distribusi BBM agar tepat sasaran, tetapi juga memitigasi potensi krisis energi lainnya di PPU. 

​"Kami berharap setelah satgas terbentuk, penanganan bukan hanya soal BBM, tetapi juga persoalan energi secara keseluruhan," pungkas Syahrudin.

Kategori :