Farid Wajdi Rahim. (Khajjar/DiswayKaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Keberadaan koperasi menaungi petani rumput laut belum berjalan maksimal. Kepala Bidang (Kabid) Perikanan, Budi Daya, dan Penguatan Daya Saing Produk Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim Farid Wajdi Rahim menyebut, sudah dibentuk beberapa koperasi untuk masing-masing kelompok tani rumput laut di Kaltim. Namun memang, keberadaan koperasi tersebut, cenderung hanya formalitas. Sebagai wadah untuk mengajukan atau menerima bantuan. "Ada beberapa koperasi kelompok tani contohnya di Manggar, Balikpapan dan Bontang. Kalau mau mengusulkan bantuan ya lewat koperasi kelompok tani itu. Tapi belum mengatur sampai ke penjualan," kata Farid, pekan lalu. Sehingga, penjualan pasca panen masih dilakukan secara mandiri antara petani dan tengkulak. Harga rumput laut tergantung pada kondisi pasar. Jika permintaan tinggi, harga bisa meningkat. Namun jika permintaan sepi, harga pun akan turun. Padahal idealnya, keberadaan koperasi bisa menaungi dan mengatur seluruh aktivitas produksi para petani rumput laut. Mulai dari pembibitan, pelatihan, modal usaha, sampai penjualan pasca panen. Untuk meningkatkan kesejahteraan para petani lokal. Farid pun mengaku, pihaknya sudah berusaha untuk mengoptimalkan kinerja koperasi. Setiap tahun, DKP menerima pengajuan proposal yang diajukan dari koperasi mau pun kelompok tani. Setelah memenuhi persyaratan dan verifikasi. Biasanya pihak DKP akan menyalurkan bantuan secara langsung sesuai kebutuhan mereka. "Biasanya, per tahun kami salurkan bantuan bibit dan peralatan budi daya rumput laut," ujarnya. Bantuan yang diberikan biasanya berupa 4 ton bibit rumput laut. Yang masing-masing disalurkan di 4 kabupaten/kota. Serta peralatan budi daya seperti tali bentang, dan jangkar. Dengan anggaran Rp 50 juta per kabupaten/kota. Tahun ini pun direncanakan untuk penyaluran bantuan yang sama. Namun karena keterbatasan anggaran, rencananya bantuan akan disalurkan tahun depan. "Karena tahun ini kan ada pemangkasan anggaran untuk penanganan COVID-19. Jadi fokus ke sana dulu," tandas Farid. Selain itu, sebut Farid, DKP juga rutin melakukan pendampingan kepada para petani. Dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan teknis. Baik di bidang pembibitan, peningkatan kualitas hasil panen, dan pelatihan nilai tambah produksi. Ia pun berharap, kualitas produksi rumput laut Kaltim bisa terus meningkat. Secara kapasitas, kualitas, mau pun pengolahan lebih lanjut. Disinggung soal Rencana Wilayah Zonasi Pulau Pulau Pesisir Kecil (RWZP3K), Farid mendukung adanya perda tersebut. Pasalnya, dengan adanya RWZP3K akan bermanfaat bagi para pelaku usaha di bidang kelautan. Karena memiliki kepastian hukum yang jelas. "Selama ini, termasuk usaha budi daya rumput laut itu, izin usahanya belum ada. Kalau RWZP3K, jadi jelas. Usaha mereka akan berizin," kata dia. Ia pun selalu menyosialisasikan kepada para petani bahwa ke depan, semua usaha budi daya harus memiliki izin usaha. (krv/eny)
Hulu ke Hilir Rumput Laut Harus Diatur Koperasi
Senin 27-04-2020,14:55 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-03-2026,10:30 WIB
Pertahankan Tanah Warisan Dipidana, Pledoi Salasiah dan Hanafiah: Ada Potensi Kriminalisasi
Rabu 04-03-2026,08:31 WIB
Kabar RSUD Harapan Insan Sendawar Tahan Pasien Mencuat, Direktur Membantah
Rabu 04-03-2026,21:00 WIB
Dishub Kutai Barat Minta Polisi Turun Tangan Tertibkan Truk ODOL, Rencana Bangun 3 Jembatan Timbang
Rabu 04-03-2026,10:01 WIB
PKB Ingatkan Pemprov Kaltim soal Kepekaan Anggaran: Kepercayaan Rakyat Itu Mahal!
Rabu 04-03-2026,13:36 WIB
Polsek Bongan Tangkap Satu Terduga Kasus Pembunuhan di Kebun Sawit
Terkini
Kamis 05-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 5 Maret 2026, Cek di Sini!
Rabu 04-03-2026,22:51 WIB
AS Isyaratkan Perang akan Berlangsung Lama, Intelijen Israel Menduga Stok Rudal Iran Masih Ribuan
Rabu 04-03-2026,22:35 WIB
PTMB Balikpapan Mulai Transformasi Layanan Air Bersih 2026, Target 12 Ribu Sambungan Baru
Rabu 04-03-2026,22:00 WIB
Mojtaba Khamenei Terpilih Menjadi Pimpinan Tertinggi Iran Gantikan Ali Khamenei, Ini Profilnya
Rabu 04-03-2026,21:30 WIB