Ithaca Resources Sinkronkan Program Pemberdayaan dengan Arah Pembangunan Daerah

Rabu 24-06-2026,14:17 WIB
Reporter : Sakiya Yusri
Editor : Baharunsyah

KUTIM, NOMORSATUKALTIM - PT Ithaca Resources bersama sejumlah anak perusahaannya menggelar konsultasi publik penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Kutim.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan sekaligus memenuhi ketentuan regulasi sektor pertambangan.

Dalam pelaksanaannya, PT Ithaca Resources melibatkan enam entitas anak usaha yang berada di bawah wilayah operasional perusahaan.

Yakni PT Kaltim Nusantara Coal (KNC), PT Nusantara Santan Coal (NSC), PT Batubara Nusantara Kaltim (BNK), PT Nusantara Wahau Coal (NWC), PT Erabara Persada Nusantara (EPN), dan PT Nusantara Kaltim Coal (NKC).

Konsultasi publik yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Juni 2026, tersebut menjadi forum untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebelum dokumen RIPPM disampaikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Head of Corporate Social Sustainability PT Ithaca Resources, Dian Octavia, mengatakan penyusunan RIPPM merupakan tahapan penting dalam memastikan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Melalui konsultasi publik ini kami ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan dan pandangan terkait rancangan RIPPM yang sedang disusun." 

"Kami berharap program-program yang nantinya dijalankan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya, Rabu 24 Juni 2026.

Menurut Dian, keterlibatan pemerintah desa, kecamatan hingga pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dokumen tersebut. 

Langkah itu juga dilakukan agar program pemberdayaan yang dirancang perusahaan tidak berjalan sendiri, melainkan mampu berkolaborasi dengan program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah.

Selain itu, perusahaan juga memaparkan hasil pemetaan sosial atau social mapping yang telah dilakukan di wilayah enam Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di bawah kelompok usaha Ithaca Resources. 

Hasil pemetaan itu menjadi dasar dalam merumuskan program-program prioritas yang akan dijalankan dalam beberapa tahun mendatang.

Proses konsultasi publik dibagi dalam dua tahapan. 

Hari pertama difokuskan untuk menjaring masukan dari pemerintah desa dan kecamatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. 

Sementara pada hari kedua, konsultasi diperluas dengan melibatkan organisasi perangkat daerah, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di tingkat kabupaten.

Kategori :