JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara sukses telah menutup sesi I perdagangannya dengan melaju di zona hijau.
Ini melanjutkan penguatan pada pembukaan perdagangan Jumat (29/05) pagi yang dibuka dengan menguat tipis sebanyak 15,86 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.146.
Dilansir dari data hasil pantauan Disway, IHSG Sesi I resmi ditutup dengan menguat sebanyak 87,69 poin, atau setara dengan 1,43 persen ke level 6.217,88.
Di sisi lain, penguatan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut melesat naik mendekati penutupan.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 terpantau menghijau sebanyak 4,43 poin, atau turun sebesar 0,71 persen ke level 624,83.
Baca Juga: Sapi Kurban Melimpah, Ekonom Duga Daya Beli Masyarakat yang Melemah Jadi Penyebabnya
Analis Wanti-Wanti Pelemahan
Kendati begitu, di sisi lain data PT Reliance Sekuritas Indonesia juga menunjukkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish, di bawah MA5, indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG perdagangan Jumat (29/05) ini diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,081 dan resistance pada level 6,188 dengan kecenderungan melemah," tutur Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Rezab Priyambada.
Baca Juga: Penjualan Rumah Baru di Balikpapan Anjlok 55 Persen, Tipe Kecil Paling Terpukul
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
GGRM - Buy
▪︎ Harga mendekati MA5 dan MA20.
▪︎ Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
▪︎ Stochastic mengindikasikan akan golden cross pada area deep oversold.
Entry : 15,575 - 15,925
Resistance : 16,250 - 16,675
Support : 14,950
Stoploss : 14,925
Target : 17,675
PGAS - Buy
▪︎ Harga berhasil menembus MA20.
▪︎ Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
▪︎ MACD bullish cross over.
Entry : 1,915 - 1,875
Resistance : 1,955 - 2,020
Support : 1,805
Stoploss : 1,800
Target : 2,130
EMTK - Buy
▪︎ Harga mendekati MA5.
▪︎ Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
▪︎ Stochastic golden cross pada area deep oversold.
Entry : 645 - 665
Resistance : 675 - 695
Support : 620
Stoploss : 615
Target : 750
ERAA - Buy
▪︎ Harga masih di atas MA5.
▪︎ Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun tidak membuat new-low sehingga berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
▪︎ Stochastic golden cross.
Entry : 372 - 380
Resistance : 388 - 400
Support : 356
Stoploss : 354
Target : 424