Abdulloh. (dok) --- Balikpapan, diswaykaltim - Tarik ulur nilai alokasi APBD demi penanganan COVID-19 terjadi sampai Selasa (21/4). Nilainya berubah lagi. Sebelumnya Rp 129 miliar menjadi sekitar Rp 136 miliar. Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, nilai anggaran itu berubah setelah adanya kesepakatan yang diambil dalam rapat tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemkot Balikpapan, yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD, kemarin. ”Untuk penanganan COVID-19, Insya Allah sudah final. Disepakati bersama. Totalnya kurang lebih Rp 136 miliar," ujarnya. Anggaran itu, katanya, dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan peralatan medis. Seperti rapid test, alat bantu pernapasan ventilator, serta baju hamzat. "70 ribu kepala keluarga (KK) bisa terjangkau selama empat bulan," ungkapnya. Dijelaskannya, yang dimaksud menjangkau 70 ribu KK itu adalah bantuan sosial senilai Rp 58 miliar. Bantuan yang rencananya berbentuk sembako itu akan diberikan kepada warga terdampak berdasarkan data dari RT setempat. Menurut Abdulloh, bantuan tersebut nantinya menyentuh warga yang tidak bekerja atau dirumahkan selama masa pandemi. Begitu juga dengan yang di-PHK. Kemudian juga diberikan kepada para pekerja informal dengan pendapatan tidak tetap, termasuk para pelaku UMKM. "Wartawan juga termasuk pekerja dengan pendapatan tidak tetap. Silakan hubungi RT masing-masing untuk didata," ucapnya. Usulan pembagian bantuan itu, kata ia, akan diangsur selama empat bulan. Terhitung April hingga Juli. ”Lebaran nanti Rp 300 ribu. Mei Rp 300 ribu, lalu Juni Rp 200 ribu, terakhir Juli Rp 200 ribu. Jadi totalnya Rp 1 juta," urainya. Menurutnya, anggaran sembako inilah yang paling besar. Selain itu, dana refocusing APBD juga dialokasikan untuk anggaran insentif bagi seluruh tenaga medis yang saat ini berada di garda terdepan dalam menanggulangi pandemi. Untuk biaya makan minum, pembelian alat-alat kesehatan dan safety tenaga medis pendukung lainnya. "Semua tenaga medis dapat insentif termasuk yang di luar tenaga medis seperti dokter spesialis dan cleaning service yang bekerja di rumah sakit juga dapat," ungkapnya. (ryn/hdd)
Abdulloh: Sudah Final Dana Corona Rp 136 Miliar
Selasa 21-04-2020,23:24 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-04-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 2 April 2026, BMKG Terbitkan Peringatan Dini!
Kamis 02-04-2026,11:01 WIB
Cetak 553 Hektare Sawah Baru di Kutim, Strategi Kodim 0909 Hadapi Krisis Global
Kamis 02-04-2026,14:42 WIB
Misman: Banjir jadi Musibah, karena Samarinda Kehilangan Ruang Air
Kamis 02-04-2026,09:00 WIB
ARUKKI Laporkan Kasus Sewa Mobil Dinas Pemkot Samarinda ke Kejati Kaltim
Kamis 02-04-2026,14:09 WIB
Pengisian Kendaraan Listrik Naik Selama Lebaran 2026, SPKLU Samarinda Jadi Titik Tersibuk
Terkini
Kamis 02-04-2026,22:35 WIB
Apresiasi Aksi Mahasiswa, Pemkab Kukar Sebut Bupati sedang Perjuangkan Anggaran di Pusat
Kamis 02-04-2026,22:00 WIB
10 Tahun Berjualan hingga Bahu Jalan, Penjual di Depan RSUD RAPB PPU Dipindah
Kamis 02-04-2026,21:30 WIB
Belanja Modal Kutim Tersendat, DPRD Minta Pemkab Percepat Eksekusi APBD
Kamis 02-04-2026,21:00 WIB
Banyak Warga Tak Tahu Jenis Bantuan yang Diterima, DPRD Bontang Verifikasi Data Warga Miskin
Kamis 02-04-2026,20:30 WIB