Program Studi Teknik Diubah Jadi Rekayasa? Begini Penjelasan Kemendiktisaintek

Sabtu 16-05-2026,09:01 WIB
Editor : Hariadi

Namun, penerapan istilah tersebut di kampus masih beragam. Institut Teknologi Bandung (ITB) misalnya, masih mempertahankan penggunaan istilah “Teknik” pada sebagian besar nama prodinya. Penggunaan istilah “Rekayasa” baru diterapkan pada Prodi Rekayasa Pertanian dan Rekayasa Infrastruktur Lingkungan.

Hal serupa juga dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang tetap memakai nomenklatur “Teknik” untuk prodi lama, sementara istilah “Rekayasa” digunakan pada program studi baru seperti Rekayasa Kecerdasan Artifisial dan Rekayasa Perangkat Lunak.

Kemdiktisaintek menyebut penggunaan istilah rekayasa umumnya muncul pada bidang multidisipliner dan emerging technologies, seperti Rekayasa Hayati, Rekayasa Perangkat Lunak, hingga Teknologi Rekayasa Material Maju.

“Kementerian menegaskan, tidak ada penghapusan istilah Teknik dan tidak ada kewajiban perubahan nomenklatur dari Teknik menjadi Rekayasa. Keduanya tetap diakui dalam rumpun keilmuan Engineering,” tegas kementerian.

BACA JUGA: ITK: Mahasiswa Pascasarjana Tetap Memperoleh Bantuan Gratispol

Kementerian juga meminta masyarakat tidak memperdebatkan istilah teknik dan rekayasa secara berlebihan. Fokus utama pendidikan tinggi, menurut kementerian, tetap pada kualitas pembelajaran, kompetensi lulusan, relevansi dengan kebutuhan industri, serta kontribusi terhadap kemajuan bangsa.

Kategori :