Sejak Januari hingga 28 April 2025, Pertamina mencatat telah melakukan 51 kali pembinaan terhadap SPBU dan agen LPG di wilayah Kalimantan Timur.
“Kami di Pertamina melakukan pengawasan di lembaga penyalur, serta memastikan bagaimana masyarakat dapat memperoleh bahan bakar bersubsidi,” ujarnya.
BACA JUGA:BBM Naik, Pengusaha Jasa Travel di Kota Bontang Tak Menaikkan Tarif
Pertamina pun mendorong keterlibatan lebih luas dalam pengawasan distribusi BBM subsidi, termasuk dari masyarakat sebagai pengguna langsung.
“Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan masyarakat terhadap kualitas layanan, termasuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi kegiatan penyaluran BBM,” pungkasnya.