Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar tidak boleh kehilangan jati diri atau merasa inferior terhadap budaya asing.
BACA JUGA:Banyak Penambatan Ilegal, DPRD Kaltim Sebut Potensi Pendapatan Daerah Hilang
Menurutnya, penghormatan terhadap budaya sendiri merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaulat.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya sendiri, menghormati orang tua, dan leluhurnya,” ujarnya.
Dalam konteks tersebut, Prabowo menilai peran IPSI sangat strategis dalam menjaga dan melestarikan pencak silat, tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi bangsa.
Ia pun mengapresiasi konsistensi IPSI dalam mempertahankan nilai-nilai luhur pencak silat serta mengajak seluruh insan pencak silat untuk terus menjaga kemurnian ajaran, memperkuat karakter bangsa, dan menanamkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.
BACA JUGA:Gara-Gara Tertahan di Surabaya, Borneo FC Hanya Punya Satu Hari Latihan Jelang Lawan PSBS Biak