BACA JUGA:Kebakaran Hebat di Batu Ampar Hanguskan Puluhan Rumah, Disdamkartan Kutim Ungkap Penyebab Sementara
Sebelumnya, kurang dari satu minggu, 2 insiden kebakaran juga telah terjadi Balikpapan. Pertama, menimpa 4 rumah dan 25 warga terdampak kebakaran di Karang Jati Balikpapan, pada Selasa (24/3/2026) sore.
Ketua RT 18 Karang Jati, Hadiwiono, mengatakan dirinya menerima informasi kebakaran saat sedang mengikuti rapat. Setelah mendapat telepon dari warga, ia langsung menuju lokasi kejadian.
“Kurang lebih kejadiannya sekitar jam lima. Saya ditelepon saat rapat, begitu datang api sudah berada di atas,” ujar Hadiwiono.
Menurutnya, api diduga berasal dari bangunan yang digunakan sebagai usaha laundry di kawasan tersebut.
“Api berasal dari luar, dari loteng luar bangunan laundry di lantai dua,” katanya.
Saat kebakaran terjadi, sebagian penghuni rumah tidak berada di tempat. Hadiwiono menyebut salah satu kepala keluarga yang tinggal di lantai atas sedang tidur, sehingga tidak mengetahui awal munculnya api.
Sementara insiden kebakaran kedua, yakni terjadi di permukiman padat yang menimpa satu unit rumah di RT 5, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.17 Wita. Meskipun rumah tersebut kosong, petugas bersama warga berhasil mencegah api merembet ke bangunan sekitarnya.
BACA JUGA:Kebakaran Kembali Melanda Permukiman Padat di Kota Balikpapan, 1 Rumah Ludes dan 2 Terdampak
Komandan Regu UPT Balikpapan Barat BPBD Balikpapan, Bambang, menjelaskan, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi begitu laporan diterima.
“Tim bergerak secepat mungkin, didukung relawan dan warga yang membantu penempatan unit sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya.
Upaya pemadaman intensif berlangsung sekitar 15 menit hingga api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.