Bahlil: Produksi Batu Bara Diselaraskan dengan Kebutuhan Pasar

Sabtu 28-03-2026,22:35 WIB
Reporter : Didik Eri Sukianto
Editor : Didik Eri Sukianto

BACA JUGA: Selat Hormuz Iran Ditutup: 25 Persen Impor Minyak RI dari Sana, Ini Skenario Menteri ESDM

BACA JUGA: Kejati Kaltim Selamatkan Uang Negara Rp 214 Miliar dan Aset Mewah dari Dugaan Korupsi Pertambangan di Kukar

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan optimalisasi penerimaan negara dari komoditas batu bara untuk menangkap potensi keuntungan tambahan (windfall profit) di tengah kenaikan harga energi global.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah berencana merevisi RKAB batu bara tahun 2026 guna menyesuaikan target produksi sekaligus meningkatkan penerimaan negara.

Kategori :