Cabor Porprov Kaltim di Paser Terancam Berkurang Jika Anggaran Minim
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan-Muhammad Sahrul-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser masih menunggu kepastian anggaran penyelenggaraan.
Jika anggaran penyelenggaraan tidak sesuai kebutuhan, maka potensi berkurangnya jumlah Cabang olahraga (Cabor) akan menjadi pertimbangan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk pelaksanaan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Namun hingga kini, kepastian terkait jumlah anggaran yang akan disetujui masih belum diterima.
BACA JUGA: Sejumlah Venue Porprov di Paser Belum Rampung, Bakal Dilanjutkan Mulai Mei
Menurut Kurniawan, besaran usulan tersebut bukan tanpa dasar.
Ia merujuk pada pelaksanaan Porprov sebelumnya di Berau yang menggelar 50 Cabor dengan total anggaran mencapai Rp50 miliar.
Sementara itu, untuk Porprov 2026 di Paser, jumlah cabor yang telah ditetapkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim bertambah menjadi 64 cabang.
"Kalau melihat kebutuhan di Proprov Berau, 50 Cabor dengan anggaran Rp50 miliar. Sementara kita 64 cabor dengan usulan anggaran mencapai Rp60 miliar,” kata Kurniawan, Minggu 29 Maret 2026.
BACA JUGA: Dispora Kukar Sikapi Isu Penundaan Porprov Kaltim: Prinsipnya Kami Tetap Siap
Namun hingga kini, kepastian besaran anggaran yang akan disetujui belum diterima.
Ketidakpastian ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi skala pelaksanaan Porprov.
Kurniawan mengakui, apabila anggaran yang disetujui lebih kecil dari yang diajukan, maka konsekuensi yang harus dihadapi adalah pengurangan jumlah Cabor yang dipertandingkan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah hal yang diinginkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
