120 Kasus Campak Ditemukan di Bontang Sejak Awal Tahun

Selasa 17-03-2026,15:00 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Baharunsyah

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Penyakit campak di Kota Taman mulai meningkat. Sejak Januari-16 Maret 2026 sebanyak 25 kasus campak dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Humas dan Kerjasama RSUD Taman Husada Bontang Syariful Rahman mengatakan, 25 kasus itu merupakan akumulasi dari awal tahun ini.

“Kalau terkait detailnya, kami belum bisa berikan. Tetapi, data yang tercatat sebanyak 25 pasien yang terkonfirmasi menderita campak,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Selasa 17 maret 2026.

Fahrul, salah satu warga mengaku, anaknya beberapa waktu lalu juga terkena campak.

Saat dirawat di rumah sakit, setidaknya ada lima kamar yang semuanya pasien campak. Masing-masing kamar berisi dua orang pasien.

BACA JUGA:Cara Aman Titip Kendaraan Gratis di Bontang saat Mudik Lebaran, Simak Langkahnya

“Saat anak saya masuk rumah sakit, saya baru tahu kalau ternyata penyakit campak banyak diderita anak-anak."

"Nah, hampir semua pasien yang anaknya terkena campak, itu karena tidak imunisasi,” ungkapnya.

Pun ia mengaku, anaknya juga belum melakukan imunisasi. Bukan karena ia tidak percaya dengan imunisasi tersebut. Tetapi, anaknya lahir saat pandemi covid-19 melanda Tanah Air.

BACA JUGA:3 Napi di Lapas Bontang Langsung Bebas, Terima Remisi Hari Raya Idulfitri 2026

“Saat itu, semua tidak bisa kemana-mana. Akhirnya, anak saya tidak bisa imunisasi,” ucapnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mengungkapkan, sejak awal tahun penyakit yang umumnya menyerang anak-anak ini memang lagi naik.

Hingga pertengahan Maret 2026, tercatat sedikitnya ada 120 kasus campak di Kota Taman.

Bersyukur, anaknya saat ini telah sembuh. Ia dirawat awal Maret lalu. Sekitar dua minggu anaknya dirawat di rumah sakit.

“Sudah sembuh. Ini proses pemulihan saja. Sudah bisa sekolah juga,” terangnya.

Kategori :