“Ada petugas kebersihan dan pengangkutannya sendiri, dan itu dikelola melalui iuran pedagang untuk menggaji petugas kebersihannya,” kata Dhalan.
Menurutnya, sistem pengelolaan sampah internal tersebut sudah berjalan sejak Pasar Jaras mulai beroperasi.
Karena itu, sampah yang berasal dari aktivitas pedagang sebenarnya sudah tertangani secara mandiri oleh pengelola pasar.
BACA JUGA: Sampah Diprediksi Melojak saat Ramadhan, DLHK Berau Berencana Tambah Petugas dan Jam Angkut
Ia berharap masyarakat dapat lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan di sekitar area pasar.
Menurutnya, kebersihan lingkungan pasar merupakan tanggung jawab bersama agar kawasan pasar tetap bersih dan nyaman bagi semua pihak.
“Harapan kami masyarakat jangan lagi buang sampah di situ. Kalau semua ikut menjaga, lingkungan pasar juga bisa lebih bersih dan nyaman untuk pedagang maupun pengunjung,” ujarnya. (*)