Bankaltimtara

Gas LPG Mahal dan Langka, Sofyan Minta Balikpapan Gerak Cepat Perluas Jargas ke Balikpapan Timur

Gas LPG Mahal dan Langka, Sofyan Minta Balikpapan Gerak Cepat Perluas Jargas ke Balikpapan Timur

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Sofyan Jufri-Salsa/ Nomorsatukaltim-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Kelangkaan dan mahalnya harga LPG dinilai menjadi alasan kuat Pemerintah Kota Balikpapan mempercepat perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas), khususnya ke wilayah Balikpapan Timur yang hingga kini belum tersentuh secara maksimal.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Sofyan Jufri meminta pemkot tidak lambat merespons program pusat yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia mengatakan, jargas menjadi kabar baik di tengah beban warga akibat harga LPG yang terus naik dan pasokan yang kerap sulit didapat.

"Ini program yang merakyat. Masyarakat pasti senang karena saat gas langka dan mahal, hadir alternatif baru. Tinggal bagaimana pemerintah kota cepat menangkap peluang ini," katanya saat diwawancara langsung, pada Senin, 27 April 2026.

BACA JUGA: Harga LPG Subsidi Dijual Ecer Rp 33 Ribu, DPRD Balikpapan Soroti Transparansi Pangkalan

BACA JUGA: Pemkot Balikpapan Evaluasi 100 Tower Seluler, Bangunan Berisiko Terancam Dibongkar

Ia menilai Balikpapan Timur layak menjadi prioritas berikutnya setelah sejumlah kawasan di Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara mulai menikmati layanan jargas.

Sofyan mengatakan, warga di wilayah timur kini menunggu langkah nyata pemerintah berupa pendataan calon penerima manfaat. Kemudian, jika proses administrasi dipercepat, usulan ke pemerintah pusat bisa segera dilakukan.

"Harapan masyarakat tinggal menunggu kapan pendataannya. Kalau memang mau berjalan, ya maksimalkan supaya cepat," tuturnya.

Ia juga mendorong koordinasi cepat antara kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kota agar kebutuhan warga Balikpapan Timur segera dipetakan.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Diakui Nasional, Iklim Investasi Terjaga Baik

BACA JUGA: Proyek Pengerjaan Jargas di Bontang Harus Rekrut Minimal 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Sebab tanpa data kebutuhan rumah tangga, usulan perluasan jaringan akan sulit diproses.

Menurutnya, program jargas bukan sekadar proyek energi, tetapi solusi ekonomi rumah tangga karena biaya pemakaian dinilai lebih terukur dibanding LPG tabung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: