Persiapan Arus Mudik Idulfitri 2026, BBPJN Kaltim Pasang 20 CCTV di Jalur Mudik

Jumat 27-02-2026,14:47 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Tri Romadhani

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Menghadapi potensi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur memperkuat sistem pengawasan lalu lintas di berbagai titik strategis. 

Sebanyak 20 kamera pengawas (CCTV) dipasang di ruas jalan nasional dan ruas tol fungsional menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) guna memastikan pemantauan berjalan maksimal serta respons penanganan lebih cepat jika terjadi kendala di lapangan.

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Wardhana, mengatakan seluruh CCTV tersebut telah terintegrasi dengan Command Center BBPJN Kaltim sehingga kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real time selama 24 jam.

"Melalui sistem ini, kami bisa memantau langsung kondisi di lapangan. Jika terjadi kepadatan, kecelakaan, atau gangguan lainnya, penanganan dapat segera dikoordinasikan," ujarnya kepada Nomorsatukaltim, Jumat 27 Februari 2026.

BACA JUGA:Ramadan di Bandara Sepinggan Balikpapan, 110 Anak Yatim Terima Santunan Rp50,7 Juta

Pemasangan CCTV difokuskan pada ruas-ruas dengan potensi kepadatan tinggi serta titik rawan gangguan.

Di wilayah Kutai Timur dan Berau, kamera dipasang di Ruas Sp. Perdau–Tepian Langsat–Batu Ampar dengan koordinat STA 70+000.

Sementara itu Muara Wahau–Kelay–Labanan dengan koordinat STA 91+000 atau di tanjakan Juminten, serta Ruas Sp. 3 Maluang, Gunung Tabur menuju batas Bulungan di koordinat STA 9+900.

Untuk mengantisipasi risiko bencana, CCTV juga dipasang di lokasi longsoran Ruas Semoi–Sepaku KM 9+500 dan Ruas Samboja–Loa Jalan KM 28.

Pengawasan turut mencakup infrastruktur vital seperti Jembatan Busui dan Road 9 milik PT KPC.

Sementara di jalur tol fungsional menuju IKN, pemantauan dilakukan di Rest Area Seksi 5B, Rest Area Gate Pulau Balang, Seksi 1B, Seksi 3A2, Seksi 3B2, Seksi 5B, hingga Seksi 6A.

BACA JUGA:4 Posko Disiagakan di Jalur IKN, BBPJN Kaltim Antisipasi Lonjakan Mudik 2026

Pengawasan juga menjangkau Jembatan Pulau Balang bentang panjang, serta duplikasi Jembatan Pulau Balang bentang pendek yang menjadi akses utama menuju kawasan IKN.

Menurut Yudi, pemetaan titik-titik tersebut dilakukan berdasarkan potensi lonjakan volume kendaraan serta tingkat kerawanan gangguan lalu lintas selama periode Lebaran.

"Kami tidak hanya memasang kamera, tetapi juga menyiapkan sistem respons cepat. Setiap temuan di lapangan langsung kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan petugas siaga dan instansi terkait," tegasnya.

Kategori :