Bankaltimtara

Selat Hormuz Memanas Lagi, 2 Kapal India Dipaksa Mundur dengan Tembakan

Selat Hormuz Memanas Lagi, 2 Kapal India Dipaksa Mundur dengan Tembakan

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berpatroli di Selat Hormuz. -(Ist./ Dok. Xinhua)-

TEHERAN, NOMORSATUKALTIM – Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat setelah Pemerintah Iran mengumumkan penutupan kembali, pada Sabtu, 18 April 2026.

2 kapal India dilaporkan dipaksa mundur dari Selat Hormuz dengan ancaman tembakan.

Laporan itu disampaikan layanan pemantau kapal TankerTrackers berdasarkan dua rekaman Channel 16 atau frekuensi maritim internasional untuk panggilan darurat.

Menurut data pelacakan tersebut, dua kapal India dipaksa kembali bergerak ke arah barat dan keluar dari jalur Selat Hormuz.

BACA JUGA: Baru Dibuka, Selat Hormuz Ditutup Lagi, Iran Tuding AS Melanggar Janji

BACA JUGA: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Langsung Merosot

"Terjadi penembakan. Salah satu kapal tersebut adalah kapal tanker super VLCC berbendera India yang membawa 2 juta barel minyak Irak," demikian keterangan TankerTrackers melalui platform X, Sabtu (18/4/2026).

Salah satu kapal yang disebut terdampak merupakan kapal tanker super besar berbendera India yang membawa 2 juta barel minyak asal Irak.

Insiden terbaru ini terjadi hanya beberapa jam setelah komando gabungan IRGC menyatakan Selat Hormuz kembali ke “kondisi sebelumnya” di bawah kendali penuh angkatan bersenjata Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul berlanjutnya blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan Iran.

BACA JUGA: Di Tengah Blokade AS, Kapal China Rich Starry Melenggang Keluar Selat Hormuz

BACA JUGA: Kapal Malaysia dan Thailand Diizinkan Melintasi Selat Hormuz, Kapal Tanker Indonesia Tertahan di Teluk Persia

Sebelumnya pada Jumat (17/4), Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka” bagi seluruh kapal komersial.

Iran saat itu menyebut keputusan tersebut diambil sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait