“Kita ingin di RT-RT nanti tersedia guru ngaji dan guru les yang bisa mengajar anak-anak kita, dan mereka bisa digaji melalui dana RT sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Belum Ada Kesepakatan Lokasi Ibu Kota Kecamatan, Pemekaran Muara Kaman Tertunda
BACA JUGA: Mahasiswa Muara Badak Kukar Segera Miliki Asrama di Samarinda
Ia juga menegaskan bahwa program ini diarahkan agar tidak ada lagi warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
“Kita akan memastikan di RT kita tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa membeli bahan pokok atau makanan, dan tidak ada lagi rumah warga yang bocor tanpa perhatian, karena semuanya akan terkoneksi dengan program RT ini,” tandasnya.